Merapal Kenangan di Kota Batu Malang, 6 Tempat Ini yang Akan Jadi Tujuan Petualangan Baru Saya


instagram @wonderfuljatim edited by pritahw.com

Saat angin sepoi-sepoi melanda saya yang sedang duduk santai di sebuah tempat teduh di tengah jember yang kadang panas, ingatan saya kembali mengingat tempat semacam ini. Yang paling saya rindukan adalah saudara dekat kota Malang, kota kecil bernama Batu. Kota wisata yang kini menyimpan banyak destinasi wisata dan tentunya hotel. Banyak sekali hotel di Batu Malang yang bisa dijadikan tempat singgah untuk berpetualang di kota yang menawarkan keindahan magis itu. 

Saya percaya tiap kota memiliki daya tertarik tersembunyi masing-masing. Jember juga sangat indah. Batu pun begitu.

Batu juga banyak mengisi hari-hari dimana saya masih berdomisili di Surabaya selepas kuliah. Jarak yang cuma sekitar 2 jam rasanya selalu memanggil untuk ditaklukkan. Bahkan menumpangi kendaraan umum hingga bermotor pun sudah pernah saya lalui. Semua menyimpan kenangan tersendiri.

Sempat membantu keberlangsungan sebuah komunitas baca di lereng Gunung Panderman, dan juga Pujon, Malang yang berbatasan erat dengan Batu, membuat saya punya ikatan lebih dalam dengan kota ini. Belum lagi, saya pun pernah memproduksi sebuah film dokumenter tentang biogas kotoran sapi di Batu. Tepatnya Desa Pesanggrahan.

Kini, jarak Jember-Batu yang sekitar 4 jam tak ingin saya jadikan alasan untuk tak menginjakkan kaki di Batu untuk kesekian kalinya. Setelah sekian lama. Saya ingin merapal rute petualangan yang saya lalui dulu, sambil mengunjungi kawan-kawan lama yang sudah pasti banyak menyimpan cerita. 

Selain itu, sekarang juga banyak hotel murah di Batu Malang yang bisa dijadikan persinggahan. Kalau dulu masih sendiri, tentu menumpang menginap tak jadi masalah. Tapi, dengan kondisi bertiga bersama suami dan baby Tangguh, tentu saya tahu diri untuk tidak merepotkan. Maka, mencari hotel di Batu Malang adalah pilihan yang tepat.

Tahun ini, saya merencanakan untuk bisa singgah di Batu Malang, dan supaya niat kuat ini akan menemui waktu yang membuatnya jadi nyata, saya ingin membuat rencana petualangan yang ingin saya ulang. Apa saja?

1 Desa Pesanggrahan, lereng Panderman

Dokpri, 2008

Tak jauh dari pusat kota Batu Malang, sekitar 15-20 menit, mudah sekali menemukan jalan menuju arah lereng Panderman. Ada gerbang bertuliskan Wana Wisata Panderman. Disinilah dulu saya bertemu seorang tokoh masyarakat bernama Gus Udin yang seorang aktivis lingkungan dan cikal bakal membuat film dokumenter biogas. 

Sekedar mengobrol dan berdiskusi kondisi kekinian adalah hal yang paling ingin saya lakukan. Tentu juga menyempatkan waktu untuk naik menuju kaki Gunung Panderman. Di kaki gunung inilah ada sebuah TPQ yang dikoordinir Pak Zakaria yang akrab dipanggil Pak Jack, yang dulu sempat dihibahi sekardus buku oleh komunitas baca yang saya dirikan 2007. Lalu menerima donasi lemari dan berkardus-kardus buku dari CSR Kompas Gramedia. Siapa sangka buku itu berkembang, pun tata kelolanya, sehingga menjadi TPQ percontohan se-Pesanggrahan.

Ah, kangen sekali rasanya mengintip gagahnya Gunung Panderman sambil menyimak cerita kearifan lokal masyarakatnya. 

2 Gunung Banyak untuk Paralayang

ki-ka : dokpri 2009 - instagram @gunungbanyak

Dulu juga, saya sempat diajak kawan lama untuk sekedar melihat jalan setapak Gunung Banyak yang banyak dijadikan start untuk paralayang. Saat mendung saja, view nya sangat memanjakan mata. Apalagi saat cerah ya.

Ternyata, dari hasil penelusuran, saat ini Gunung Banyak sudah sangat menawarkan banyak pilihan spot. Ada Taman Langit Gunung Banyak, Omah Kayu, termasuk juga paralayang yang menjadi andalan. 

Terletak di Desa Songgokerto, diperlukan waktu tempuh sekitar 25 menitan dari pusat Kota Batu untuk menuju kesini. Berjarak sekitar 9,9 km. Tiketnya antara 10-15 ribu per orang. 

Ah, saya ingin sekali mencoba paralayang!

3 Alun-alun Kota Batu Malang


malangvoice.com

Tempat ini sangat berkesan buat saya. Saat mengendarai angkutan umum dari Surabaya, tempat melepas lelah andalan adalah alun-alun kota dari sebuah tempat yang kita tuju. I did it! 

Yang paling khas tentu simbol buah apel yang melambangkan salah satu hasil bumi utama kota. Saat tiba malam hari, suasana terasa sangat syahdu. Saya ingin mengulang momen dimana hanya duduk dan mengamati dinamika kota malam hari ditemani secangkir jahe hangat dan berburu kuliner di sepanjang pinggiran jalan. 

4 Batu Night Spectacular (BNS)

Dokpri, 2009

Siapa yang tak kenal dengan wahana-wahana seru di kota Batu? Semua orang mengakuinya. Awalnya ada Jatim Park, dan bermunculan lainnya. BNS menawarkan hal berbeda dengan jam buka malam hari. 

Menikmati wahana malam hari, mata akan dimanjakan dengan banyak lampion aneka bentuk warna warni yang indah dan artistik. Letaknya pun cukup mudah, berada di pusat perkotaan. 

Terakhir saya kesini tahun 2009. Wah, sudah seperti apa ya perubahannya?

5 Jatim Park 

aprilendah.blogspot.com
Menikmati wahana malam hari, mata akan dimanjakan dengan banyak lampion aneka bentuk warna warni yang indah dan artistik. Letaknya pun cukup mudah, berada di pusat perkotaan. Sekarang sudah ada Jatim Park 2 dan 3 yang cocok sekali mengajak para bayik-bayik petualang. 

Jatim Park 2 di Jl. Oro Oro Ombo, dan Jatim Park 3 di Jl. Ir. Soekarno 144, Desa Beji, Junrejo. Mampir kesini adalah kewajiban karena inilah salah satu ikon Batu sekarang.

6 Coban Rondo

brobali.com

Ini dekat sekali dengan komunitas literasi di Pujon, Malang. Setelah di Desa Pesanggrahan, saya dan kawan-kawan komunitas juga membantu koordinasi buku-buku di beberapa titik pondok pesantren.

Coban berarti air terjun. Memang ada air terjun yang sudah lama ada disana. Dan, ternyata saat saya menelusuri informasinya, lagi-lagi semuanya sudah berbenah. lewat taman labirin puzzle.

Jarak menuju kesini sekitar 20 km untuk 1 jam dari pusat kota Malang, dan 12 km untuk waktu tempuh 30 menit. Lokasinya berada di Desa Pandesari, Pujon.  

Bagaimana Menuju Ke Batu dan Mencari Hotel Murah di Batu Malang?

Ada banyak moda yang bisa digunakan. Bisa dengan jalur udara karena di Malang sudah beroperasi Bandara Abdul Rachman Saleh. Dari bandara, silahkan menaiki kendaraan online maupun offline menuju ke pusat kota Batu. 

Moda darat juga bisa dilalui menggunakan kereta dan bus, atau kendaraan bermotor lainnya. Kalau dari arah Surabaya, track menuju Malang sangat variatif. Kita juga melewati Mojokerto yang juga menjadi destinasi wisata. 

Kalau urusan mencari hotel murah di Batu, sekarang kita sudah makin dimudahkan dengan adanya platform yang memungkinkan kita order sebelum perjalanan. Adalah Pegipegi yang biasanya saya coba. Tampilannya yang mudah, memudahkan kita juga untuk pencarian hotel yang diinginkan. 

Di sisi atas, kita bisa setting untuk memilih hotel yang dekat dengan lokasi destinasi wisata tertentu. 





Sedangkan di bagian samping, kita bisa menyesuaikan dengan budget yang kita punya. Dari soal rate harga, bintang, sampai fasilitas bisa semua menghadirkan pilihan yang tepat. Kalau andalan saya yang ala backpacker rasanya cukup pesan hostel saja atau villa untuk digunakan satu grup. Ah, bisa bangeettt buat dicoba. 


Pokoknya tahun ini adalah tahun perwujudan untuk merapal kenangan, membahagiakan anak tercinta, dan memetik hikmah dari sebuah perjalanan. Secepatnya insyaaAllah.


Wassalam,



Prita HW

28 komentar:

  1. Salam kunjungan dan follow disini ya :)

    BalasHapus
  2. Duh Mbak, bikin pengen ke Malang lagi juga.. Dulu ke sini cuma 2 hari dan cuma sempat ke Jatim Park 2 + Batu Secret Zoo aja. Semoga lain waktu bisa eksplor lebih banyak tempat lagi.

    BalasHapus
  3. Aku kepingin banget ajak anakku ke Malang deh Mbak.. terpukau sama BNS dan Jatim Park..mudah2an bisa kesitu huhuhu

    BalasHapus
  4. Nama tempat yang terakhir unik banget, cobaan rondo. Sudah lama banget kepingin tuk main ke Jawa Timur. Jawa barat sudah , jawa tengah apalagi, ndah kurang yang timur ini nih.

    BalasHapus
  5. Langsung bookmark ah untuk referensi tujuan wisata. Thank you for sharing, ya.

    BalasHapus
  6. Alun-alun Kota Batu Malang dan Coban Rondo pengen banget kesana mbak. Beberapa kali ke Malang belum sempat berkunjung ke tempat ini,semoga ada kesempatan dengan pesan tiket di pegi-pegi.

    BalasHapus
  7. Malang, mashaAllah~
    Ujian sekali kalau ke kota ini yaa...
    Aku gak nyangka.

    Butuh nginep beberapa hari untuk menikmati wisata dan kuliner di kota sejuk, Malang.

    BalasHapus
  8. Rasane sueneng tenan nyebut Batu bukam Malang
    Wess panutan iki kk prita wkkk
    Destinasiny ditambah sist, rumahku wkkk

    BalasHapus
  9. Aku 3 hari di Batu rasanya gak puas mbak, pingin balik lagi bawa anak-anak ke sana supaya lebih enak jalan-jalannya. Jatim Park cocok banget kalau bawa anak-anak ya

    BalasHapus
  10. Akhir tahun kemarin saya dan keluarga ke Batu, mbak. Sayang kurang banyak tempat yang kami eksplor. Apalagi nginapnya di Malang, jadi waktu abis di jalan karena macet ya, hahahaa. Suami nih pengen kesana lagi, tapi belum tahu kapan waktunya. Karena pekerjaan dia aja masih lama selesainya karena posisinya di Bogor sampai Juli atau Agustus

    BalasHapus
  11. Kangen ke Malang deh!
    Aku belum ke tempat yang Mbak sebutin. Kemarin itu ke Selecta doang dan itu cuma beberapa jam

    BalasHapus
  12. Coban rondo punya taman cantik ya Mba, aq taunya masih ttg air terjun itu .harus jalan2 lg hehe

    BalasHapus
  13. Aduh, asyik-asyik deh tempatnya. Dari yang alam hingga ke tempat modern. Kepengen deh bisa main ke Malang. Semoga bisa segera terlaksana :D

    BalasHapus
  14. Kota Batu Malang adalah destinasi wisata yang mengasyikkan mbak.... Tidak cukup sehari atau dua hari berkunjung kesana karena banyaknya tempat yang dapat dijadikan obyek wisata....tapi bersyukurlah sekarang untuk berwisata kesana makin mudah apalagi sangat terbantu dengan adanya PegiPegi....pesan hotel di sekitar kota Batu juga makin mudah ya...

    BalasHapus
  15. Subhanallah.. sampai hari ini belum pernah ke malang aku mba, pernah lihat beberapa teman traveling ke malang dan memang banyak tempat tujuan petualang yang sayang dilewatkan, jadi kalo ke malang, harus mempersiapkan waktu yang cukup agar bisa eksplore malang lebih luas ya

    BalasHapus
  16. Udah lama pengen ke Batu Malang, ada teman yang tinggal di sana ngajakin terus tapi belum kesampaian juga, baca artikel ini jadi makin ngebet, moga ada rezekinya

    BalasHapus
  17. Jember ke Malang deket nggak sih Mba Prita
    aku pengen juga nih bisa main ke Malang lagi
    sekali doang ke sana, dan belum sempat explore semuanya

    BalasHapus
  18. Cantik-cantik semua tempatnya aku tahunya kota batu aja hihi ternyata banyak yang indah di Malang

    BalasHapus
  19. Alun2 Batu sudah over crowded :))) Tapi berhubung deket susu segar, aku jadi pasti ke sana buat sekedar duduk2 ngabisin susu

    BalasHapus
  20. Walau sudah pernah, kalau tempatnya indah, tetap ingin kembali, ya. Apa lagi kalau ada hal-hal baru di sana.

    BalasHapus
  21. Tahun 2007 silam saya pernah ke Batu Malang, Mba. tapi gak sempat eksplor tempat-tempat wisatanya karena perginya juga hanya sebentar bareng teman-teman kampus :)

    BalasHapus
  22. Wes suwe banget gak ke Batu Prit, apakah masih sedingin dulu?
    Senangnya bisa jalan2 sama keluarga, ambil poto yang banyak biar kelak bisa jd kenangan anakmu Prit :D

    BalasHapus
  23. KLu diberi kesempatan ke sana, kayaknya no. 5 yang paling pertama ingin saya tuju

    BalasHapus
  24. wah banyak wisata baru di Kota Batu saya jadi kangen pengen kesana lagi udah lama ga kesana

    BalasHapus
  25. Sudah semua kecuali Coban Rondo dan gunung buat paralayang nih.hehe.jadi tertarik

    BalasHapus
  26. Dulu pernah kemalang juga masyaAllah enak suasananya, udah gitu main main ke bns dan jatim park. Kalau ke borolali aku belum pernah hehe

    BalasHapus