Nunu Amir, Sang Pemimpi yang Melampaui Keterbatasan dengan Karya [Profil Blogger-Part 15]

Halo all! Seperti yang sudah saya janjikan kemarin, kali ini saya menyapa temen-temen dengan profil blogger part terakhir untuk episode ini. Jangan sedih ya, episode kan masih akan terus berlanjut dengan cerita yang berbeda nantinya :)

Profil blogger yang masuk part terakhir ini buat saya spesial. Kenapa? Sebab saya menulis sosok teman dan sahabat yang baru saya kenal setahun lalu, juga lewat workshop di Dilo Bogor sama seperti yang lainnya. Tapi rasanya saya sudah mengenal mbak yang masih single dan available (ehm!) ini sejak lama. Orangnya sangat supel. Baik online maupun offline, cerianya tetap konsisten :)

Terlahir dengan nama lengkap Nur Sahadati Amir, gadis berdarah Bugis ini akhirnya memakai nama Nunu Amir sebagai personal branding nya. Saya menyebut Mbak Nunu yang menempuh studi terakhirnya di D3 Manajemen Informatika AMIK Profesional Makassar ini sebagai seorang yang berhasil melampaui keterbatasannya. Sebab, meskipun sebagai penyandang disabilitas daksa, Mbak Nunu bisa menginspirasi yang lainnya untuk terus berkarya dan melanjutkan mimpi.




Ini terbukti dengan kisah mbak yang masih keturunan marga Marewangeng yang cukup panjang hingga bisa survive merantau di Jakarta sejak April 2015 yang lalu. Bahkan, tak pernah terbayangkan olehnya kalau ternyata keisengannya mengikuti tes CPNS di akhir 2014 lalu malah mengantarkan dirinya menjadi abdi negara di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian hingga saat ini. Tapi, berada di ibu kota yang katanya bak ibu tiri itu buatnya adalah sebuah jalan takdir seperti yang diungkapkannya, “Bekerja di Jakarta bagi saya itu adalah takdir, sesuatu yang tak pernah terpikirkan dan terbayangkan sebelumnya, sesuatu diluar rencana. Padahal sebelumnya saya punya rencana untuk resign dari pekerjaan saya di Makassar dan ikut tinggal bersama ibu saya di Tanjung Pandan - Belitung. Manusia berencana tapi Tuhan yang menentukan.”

Pun dengan dunia blogging. Mungkin sudah menjadi takdirnya untuk mengenal dunia blogging lewat niat mempromosikan produk-produk MLM kosmetik yang sempat diikutinya pada tahun 2011. Tapi, untuk ngeblog sendiri, sebenarnya mbak yang mengulang hari kelahiran setiap tanggal 3 Mei ini sudah mengenalnya sejak tahun 2006, hanya sering lupa password dan berujung labil bergonta ganti blog :)


Baca Juga : Tya Napitupulu, Anak Muda yang Dare to be Different

Url blognya yang beralamat di www.nunusangpemimpi.blogspot.com saat itu dinilainya cukup parah. Seperti meng-copas tulisan orang lain karena belum tahu rules nya hingga desain alay seperti burung yang beterbangan. Tapi semua itu berubah sejak seorang blogger asal Makassar yang dipanggilnya Kak Mugniar mengajukan beberapa syarat untuk Mbak Nunu jika blog nya dibantu direkomendasikan sebagai member IDBlogNetwork.

Mugniar merupakan seorang yang berjasa bagi perjalanan blogging Nunu Amir. Termasuk mengapresiasi tulisan Nunu dengan pujian bagus dan menjadikannya alasan terkuat untuk tidak meng-copas tulisan orang lain. Sejak saat itu, Mbak Nunu rajin berlatih menulis dan ‘ditarik’ Mugniar untuk masuk di IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis),sebuah komunitas  yang cukup populer, di pusat dan di Makassar.


Saya, Mbak Nunu, dan Ifa saat mengikuti workshop viral content di meet up Girl in Tech Indonesia

Sejak saat itu, Mbak Nunu yang memang menurut saya sangat enerjik dan selalu bersemangat belajar hal yang baru ini, seolah-olah ‘balas dendam’ terhadap ‘dosa-dosa’ masa lampau sebagai blogger copas :) Ini dia buktikan dengan sederet prestasi seperti dimuatnya artikel di media, juara lomba blog, dan termuatnya karya di sejumlah buku antologi seperti :
  • Dimuatnya artikel "One Day One Juz di harian lokal "Amanah"
  • Juara 3 Lomba Blog "Makassar TidakKasar"
  • Juara 2 Kontes Blog Semi SEO "DisabilitasTanpa Batas"
  • Juara 3 Lomba Blog UseeTVpadaAcaraBlogicious 2012
  • Juara 3 Lomba Blog Kopi Oey Makassar
  • 7 BesarLomba Blog Semi SEO Komunitas Blogger MarostentangBantimurung
  • JuaraLomba Blog Bugis Water Park yang dilaksanakanolehKomunitas Blogger Makassar
  • Kontributor di antologi BungaRampaiSeringkuh (2)
  • Kontributor di antologi CintaMembaca (2)
  • Kontributor di antologi DalamGenggamanTanganTuhan
  • Kontributor di antologi SembuhdanSuksesdenganTerapiMenulis
  • Kontributor di antologi ApaKabar, SahabatDumay-ku
Masih kurang panjang? Silahkan langsung eksplorasi di blog nya yang sekarang sudah keren dan yang pastinya ga labil seperti awal-awal kisahnya, yaitu di www.nunuamir.com


Saya, Mbak Nunu, dan kawan-kawan blogger lain saat mengikuti workshop di Mozzila Community Space

Kami bertemu lagi saat Mbak Nunu meluangkan waktu mengikuti workshop travel writing n'photography yang saya adakan bersama suami

Ah, Mbak Nunu memang sosok inspiratif yang berhasil, bahkan melampaui keterbatasannya. Semangat belajarnya itu tak pernah padam. Salut. Saya juga suka gaya penulisan Mbak Nunu yang lengkap saat mengupas event yang sudah didatanginya. Salah satunya di artikel tips memotret pakai HP yang diikutinya ini. Meski kita ga dateng ke event nya, dijamin serasa jadi pesertanya langsung :)


Hasil memotret Mbak Nunu setelah mengikuti workshop yang ditulisnya itu. Keren, kan?

Saya ikut berdoa ya mbak, semoga impian untuk menerbitkan buku solo yang saat ini sedang dalam proses seleksi penerbit, dan juga impian lain untuk bisa berkeliling Eropa dan Afrika seperti kisah Edensor di tetralogi Laskar Pelangi favoritmu itu segera terwujud :)

Buat temen-temen yang ingin mengenal lebih jauh sosok Mbak Nunu dan ingin ketularan memindahkan impian ke dunia nyata, silahkan menyapanya di :

FB : Nur Sahadati Amir

FB Page :Nunu Amir Blog

Twitter : @nunu_amir

Instagram : @nunu.amir

email : nunu.sangpemimpi@gmail.com

Prita Hw

2 komentar:

  1. Yaaa ampun mbak nunu prestasi nya bikin iri, menang lomba mulu :-)

    BalasHapus