Tips Meningkatkan Iman, Imun, dan Aman di Musim Pandemi




Iman, imun, dan aman. Tiga hal ini saya dapatkan dari obrolan saling bertanya kabar dengan kawan-kawan di luar kota saat musim pandemi covid-19 ini menyerang. Awalnya, saya merasa biasa saja tentang keberadaan fenomena si virus bernama corona ini, namun lama kelamaan jadi makin aware bahwa ini adalah sebuah keniscayaan yang harus kita hadapi bersama. Bagaimana tips untuk meningkatkan iman, imun, dan aman di tengah pandemi?

Kita bahas satu persatu ya.

Iman


Iman, inilah yang menjadi landasan kesehatan raga kita. Iman ini penting banget. Kita mesti percaya pada ketetapan Allah bahwa corona juga makhluknya. Virus yang diutus oleh Allah untuk mendobrak kesadaran berpikir manusia. 

Sepintar apapun manusia, sepanjang apapun prediksinya, tetap ia bukanlah penentu dari apa yang akan terjadi. 

Masih teringat jelas, Maret 2020 yang lalu, tepat seminggu sebelum lockdown dan sebelum saya melahirkan bayi di tengah musim pandemi, rasanya dunia dan terutama daerah sekitar kita masih fine aja. Tapi, inilah yang sekarang harus kita alami. 

Banyak misbar (miskin baru) karena PHK, roda ekonomi mandeg, dan banyak hal lain. 

Belum lagi kabar-kabar yang berseliweran hari demi hari semakin menambah penuh informasi yang mampir di pikiran kita. That's why kita mesti tetap "waras". 

Meyakini ini adalah momen dimana Allah menguji keimanan kita, dibalut pondasi keyakinan dan sikap optimis bahwa sebagai muslim, kita tak pantas berputus asa. 

Banyak hal yang bisa kita lakukan. Waktu di rumah membuat kita bisa lebih banyak berdzikir, taqorrub ilallah (mendekat kepada Allah SWT), dan berkontemplasi diri bahwa selama ini kita terlalu larut dalam aktivitas dunia yang mungkin saja melenakan dari mengingat Nya.

Imun 

Iman secara alam bawah sadar maupun sadar akan membentuk yang namanya imun. Imunitas tubuh akan meningkat saat kita memiliki sikap optimis, percaya diri menghadapi sesuatu yang sednag terjadi, dan juga merasa bahagia.

Bolehlah kita waspada dan tetap mengikuti perkembangan informasi yang beredar di banyak kanal media, namun ingat terus bahwa imunitas kita dan keluarga adalah hal yang juga perlu mendapat prioritas.

Kebersihan dan kesucian seperti yang diajarkan dalam Islam setiap saat merupakan modal tersendiri untuk meyakini imunitas kita selalu naik dari badan yang sehat dan fit. 

Tentu diimbangi dengan ikhtiar makan makanan penuh gizi berimbang, minum vitamin, menjaga pola aktivitas dan pola pikir yang seimbang, tidak halu, ataupun berangan-angan, hehe. 

Dan, meski kita melakukan physical distancing, kita tetap makhluk sosial yang memang berkebutuhan untuk menjalin relasi dengan sesama manusia. Sekali lagi, supaya tetap "waras". Lakukan meeting, sharing, dan agenda-agenda rutin untuk bertemu dalam forum atau sekedar ngobrol ngalor ngidul tentang kabar dengan kawan-kawan atau kerabat melalui platform online yang sudah banyak tersedia. 

Bagaimanapun, tak ada orang yang betah kan dikungkung dalam bangunan tembok berhari-hari, berbulan-bulan dalam kurun waktu 24 jam? 

Aman


Nah, setelah iman, imun, maka kita pun harus ber-ikhtiar untuk merasa aman. Aman dengan memastikan kita selalu menjaga kesehatan secara fisik.  

Tak ada salahnya juga untuk berolahraga ringan di sekitar teras atau kompleks rumah, asal menghindari kerumunan. Melihat alam yang hijau, menghirup udara bebas, dan melihat matahari tetap bersinar dan memberikan kita peluh, juga akan jadi nikmat tersendiri. 

Aman juga bisa selangkah lebih terdepan untuk selalu update informasi kesehatan yang penting untuk kita dan keluarga. 

Seperti saya misalnya, ada referensi situs kesehatan terpercaya yang bisa jadi rujukan di masa pandemi ini, yaitu halodoc.com. Situs yang juga tersedia aplikasinya dan bisa diunduh gratis ini lengkap banget menjawab kebutuhan rasa aman di masa pandemi. Dari mulai beli obat, tanya dokter, hingga cek lab terpercaya.

Buat mentemen yang juga ingin merasa aman dengan memastikan melalui langkah awal seperti rapid test, pastilah ada rasa was-was saat harus ke rumah sakit secara langsung. Bener ya? 

Tapi, ini juga satu hal yang penting, terutama buat beberapa orang yang memang terpaksa harus keluar rumah dan tidak bisa melakukan #stayathome secara penuh. Halodoc sadar akan kebutuhan hal itu. Di wilayah Surabaya sendiri yang merupakan ibu kota Jatim, dan saat ini menjadi zona merah yang warnanya terus menua, sudah disediakan layanan covid test Surabaya.

Jadi, sekarang lebih aman dan lega jika bisa melakukannya dari rumah, ataupun bisa berkonsultasi dengan dokter lewat layanan tanya dokternya. 

Finally, semoga kita semua selalu sehat ya. Siang ini saya juga baru mendapat kabar seorang teman dekat semasa di aktivitas literasi di Surabaya dulu sedang melalui masa karantinanya karena hasil tes swab yang positif. Ah, corona is real, masa new normal tetap harus kita sikapi dengan bijak ya mentemen.

Semoga tips meningkatkan iman, imun, dan aman di masa pandemi ini bermanfaat.  


- Wassalam - 










Prita HW

19 komentar:

  1. Salam kenal, Bagus tulisannya silakan kunjungi balik,

    https://www.afrezazeilfahmiazis.com/?m=1

    BalasHapus
  2. Yakin dan tenang, akan meningkatkan kerja sel sel kekebalan tubuh, akibatnya virus covid lebih mudah dieliminasi dari tubuh

    BalasHapus
  3. Setuju, tiga hal ini, iman, imun, dan aman memang harus kita upayakan pemenuhannya terhadap diri kita dan keluarga.

    BalasHapus
  4. Ah setuju mbak. Bisa kompak gitu susunan katanya ya, cuman beda vokal sama artinya. Bener juga sih, saat ini yang paling dibutuhkan adalah iman, imun dan aman. 3 istilah yang saling bwrkaitan dan menguatkan

    BalasHapus
  5. setuju mbak :) tiga hal itu penting banget buat saat ini, iman, imun dan aman, itu sebabnya saya nggak keluar rumah kalau nggak penting2 amat

    BalasHapus
  6. Memang ketikanya harus balance ya mbak.. yang paling utama memang iman yang akan menjaga kita untuk tidak was was dalam menghadapi segala yang terjadi termasuk pandemi ya.. semoga bisa balance ketiganya yaa.. bismillah

    BalasHapus
  7. Setuju banget, Mbak. Iman, imun, dan aman ini 3 kekuatan supaya bisa bertahan di saat pandemi. Semoga kita semua bisa melakukannya, ya

    BalasHapus
  8. Pas banget ini tipsnya ini, semuanya dilakukan demi menjaga keseimbangan hidup ya Prit.
    Moga kita semua sehat selalu yaak.

    BalasHapus
  9. Bener sekali, Mbak kita harus tetap bisa meningkatkan iman imun dan aman di masa pandemi ini, semua harus seimbang ya ...

    BalasHapus
  10. MashaAllah bener mbak, dirumah aja membuat lebih banyak waktu untuk beribadah dirumah. Bisa bareng juga sama anggota keluarga yang biasanya sama-sama sibuk. Menjaga tubuh juga salah satu ikhtiar kita, terima kasih tulisannya nancep banget mbak :) Semoga sehat selalu mba Prita sekeluarga :)

    BalasHapus
  11. Setuju sekali mbak, ketiga hal ini hendaknya seimbang
    Semoga saja kita semua selalu diberikan kesehatan dan pandemi ini segera berlalu yah

    BalasHapus
  12. kalo cuma denger atau baca berita memang ngga percaya ya mba, tapi ketika mendengar orang terdekat kita harus karantina, baru merasakan the real corona. aku pun ada tetangga disini yang positif. jadi lebih cemas karena semua harus diperhatikan, mulai limbah rumah tangganya, sampahnya, semua jadi ribet pokoknya mba.

    BalasHapus
  13. Sejak awal pandemi masuk indonesia saya dan keluarga berusaha meningkatkan iman dan imun semaksimal mungkin, kami percaya itu bisa menjaga kami dari Covid :)

    BalasHapus
  14. Kalau Aa Gym bilang, yang mematuhi protokol kena, yang seenaknya saja nggak kena, itu bukan untuk cemoohan. Itu ketetapan Allah.

    Yang kena covid sampai dirawat eh sembub ya, banyak. Tapi, yang nggak kena covid tiba-tiba meninggal ya, ada.

    Itu takdir Allah, tapi, kita wajib berikhtiar. Kok jatah kita kembali, mau oakai acara covid apa nggak, itu smeua sudah diatur sama Allah.

    Begitu.

    Aku pun sepakat. Sesuai dengan Mbak Prita tuliskan di atas.

    BalasHapus
  15. Makasih mba Prita sudah mengingatkan, aku juga kalau nggak penting keluar untuk urusan kerja atau kulaan mending di rumah aja. Lebih aman. Semoga pandemi lekas berlalu dan keluarga aman selalu. Aaamiin

    BalasHapus
  16. Ibuku dan keluarga besarku semua di Surabaya, kak.
    Jadi setiap hari kami telponan. Pokonya kalau ada anggota keluarga yang gak sehat, kami langsung memberi semangat sebisa mungkin walau jarak menghalangi.

    Barakallahu fiikum..
    Semoga kita semua dilindungi dari mara bahaya penyakit wabah ini.

    BalasHapus
  17. Sepakat, menghadapi covid ini dengan iman dan imun. Beribadah sekushuk yang kita bisa dan menjadikan covid ini sebagai pengingat untuk senantiasa refleksi diri sejauh mana ibadahnya. Sekaligus ikhtiar maksimal meningkatkan imun, baik dengan olahraga maupun asuoan makanan.

    BalasHapus
  18. 3 hal penting yang perlu selalu kita jaga di saat - saat yang penuh ketidakjelasan ini yaa mbaa

    BalasHapus
  19. Semoga saja semua orang menjalankan prinsip iman imun dan aman ini. Sedih soalnya nih aku mba, Semarang udah gila-gilaan naiknya penderita Covid sejak pemerintah setempat kembali membuka kesempatan orang untuk bepergian. Bukan salah pemerintah, tapi itu tuh, orangnya pada abai ga mau menjalankan protokol kesehatan. Yang paling simpel nih pakai masker, itu pun masih diabaikan. Orang lain yang pake masker malah dianggap takut yang berlebihan. Oalah reeekk...

    BalasHapus