Pernah Galau Menentukan Langkah Jadi Blogger? Jangan Pesimis, Saya Juga Pernah Kok



Saat sedang memelototi layar laptop dan tuts keyboard, serta berkutat dengan deadline yang nyambung terus, saya tiba-tiba teringat dengan awal mula saya menekuni dunia blogging. Bulan depan, tepat tiga tahun saya tertarik masuk di dunia blogosphere yang makin riuh ini. Tiga tahun itu niat untuk lebih serius dan wanna be professional nya. Tapi kalau punya platform blog, 2012 saya sudah memilikinya dan diisi sekedarnya. 

Saya masih ingat gimana galau-galaunya pas awal resign dari kerja kantoran yang sudah memberikan banyak materi kurang lebih 5 tahun terakhir.

"Mencari jalan pulang" ke dunia kepenulisan lepas ternyata ga semudah langkah kaki mengikuti peta yang mudah dibaca. Saat saya menghubungi rekan menulis lepas sejak tahun 2010, sebelum saya memutuskan kerja kantoran setelah cukup asik punya buku antologi, dsb, ternyata sudah banyak yang berubah. Menulis buku ternyata tidak lagi jadi primadona. Medianya mulai bergeser, go online.

Dalam benak saya saat itu, masih terlintas content writer. Bukan blogger.


Baca Juga :


Saya pun penasaran dengan profesi blogger yang ternyata katanya saat itu cukup menjanjikan. Kok bisa ya nulis di media sendiri terus dapat penghasilan? Uangnya dari mana ya? 😦

Itu pikiran awam saya. Kurang lebih sama dengan pikiran awal temen-temen yang penasaran dengan dunia blog saat pertama kali ingin terjun secara serius. Iya ga?

Beruntung, di circle pertemanan saya dengan kawan-kawan relawan pendidikan di Bekasi, saya bertemu dua blogger kece yang cukup punya nama. Ada Salman Biroe si travel blogger di dan juga Om Bisot yang juga "pemain lama" dan juga bagian dari Blogger Angin Mamiri. 

Dari dua orang itulah, saya banyak mendapat insight baru. 

Inget banget pas setelah menghadiri sebuah event NGO di Jakarta, saya ngobrol di atas bus kota sama Salman, "Aku ga yakin sih bisa jadi blogger, Man. Soalnya nulisnya kan harus konsisten kan ya? Nah, itu aku yang susah", curhat saya skeptis.

Lain lagi saat lagi ngobrol santai di rumah baca bareng Om Bisot yang suka ngomporin orang buat bikin blog. Lewat tangannya lah, saya akhirnya bisa punya blog dengan desain rapi seperti sekarang. Lalu kami sempat berbagi ilmunya di kelas Fun Blogging di rumah baca itu. 

Satu pesan yang saya ingat dari Om Bisot adalah : 

"Jangan hanya ketemuan maya Kak Prit, orang akan lebih ngehargain lo kalau udah ketemu secara nyata. Bakal keinget terus. Ikutin aja semua komunitas di grup FB, kalo ada kopdar dateng. Gitu aja terus, rutinin."

Terus, saat itu langsung yakin ga untuk menetapkan langkah jadi blogger?

Enggak!

Ada satu lagi nih, blogger senior yang tiba-tiba kasih semangat. Mak Injul, co founder Kumpulan Emak Blogger yang pasa banget lagi diundang jadi salah satu narsum Jambore Relawan di rumah baca yang saya kelola. 

Dari curhat singkat padat, dan jelas tentang kegalauan saya antara apply pekerjaan kantoran lagi untuk lumbung utama atau menjadi blogger saja. 

Apa jawabannya? Emak yang sudah pernah mencicipi dunia pertelevisian selama 10 tahun ini bilang :

"Sudahlah, jadi blogger itu udah pilihan yang paling sesuai untuk perempuan. Bebas waktu, bisa sambil nulis di rumah, bisa sambil ngasuh anak, dan kerjaan rumah tangga juga beres. Percaya deh, kerjaannya lebih sibuk dari kerjaan kantoran."



Saat itu, saya masukkan semua nasehat dan saran itu semacam program yang harus diinstal di pikiran. Lalu, saya tambahnkan dengan permohonan doa untuk dibukakan jalan terbaik.

Dan, here I am now. 

Alhamdulillah, Allah memberikan saya jalan untuk memulai karir yang memang jadi passion sejak lama, menulis. Hanya rasanya yang baru, dibalut dengan teknologi bernama blog. 

***

Lalu, kalau ditanya gimana awal mula untuk memiliki blog? Dengan hanya googling, saya rasa temen-temen bakal dapat jawabannya. Simpel kok, secara teknis, buatlah blog dengan platform yang disukai, biasanya ada dua platform favorit, Blogspot dan Wordpress. 
Jangan lupa untuk memikirkan :
  • Nama domain yang kece dan mencerminkan personal branding kalau diperuntukkan sebagai personal blog, atau yang ramah di mesin pencari kalau mengejar topik tertentu
  • Niche atau tema yang akan menjadi garis besar penulisan di blog kita. Boleh gado-gado atas nama lifestyle blog, tapi tetap milikilah ciri khas, maksimal 3 bidang yang paling dominan
  • Jangan tunggu waktu lama untuk mengganti domain gratisan dengan yang lebih profesional ala Top Level Domain (TLD) dan juga hosting yang mumpuni. Salah satu yang bisa temen-temen jadikan rujukan adalah Niagahoster
  • Bagi yang menggunakan hosting, lebih baik memilih hosting unlimited murah yang juga tersedia di Niagahoster. Provider ini recommended karena kualitas dan layanannya yang oke 😉

Apa sih Manfaatnya Punya Blog Sejauh Ini ?

Rasanya kalau mau diceritakan semua tuh, butuh berlembar-lembar halaman, hehe. Tapi sejauh ini, banyak banget manfaat yang saya dapetin dari mengelola media sendiri bernama blog. Ini diantaranya :
  • Ada media berbagi lewat tulisan : bagi yang hobi nulis, ataupun butuh ngeluarin pikiran yang udah overload informasi, blog adalah sarana yang tepat. Ibaratkan kita berbicara di depan audience, yang paling banyak dalam jumlah ratusan, sedangkan melalui tulisan, jumlah audience bisa meningkat puluhan ribu kali.
  • Menjadi konten kreator positif di tengah arus informasi hoax : setidaknya, kita sudah berkontribusi untuk mengaruskan isu positif dan pastinya bermanfaat.
  • Memperkuat personal branding : jaman sekarang, penting banget membentuk citra positif untuk makin mengokohkan posisi kita di tengah-tengah publik dan memberi pengaruh. Lewat tulisan-tulisan kita, publik akan tahu siapa kita dan bidang yang melekat di diri kita.
  • Mengasah hobi dan mempertajam passion : blog membutuhkan konsistensi, dan dari situlah terbentuk habit yang lama-lama makin memperkaya jam terbang.
  • Etalase tulisan yang paling mudah : nah kalau saya awalnya ini. Jadi, kalau ada orang minta tulisan kita untuk dibaca-baca atau dijadikan referensi, tinggal copykan link nya. Simpel. Daripada harus email file nya, kan?
  • Portofolio online : buat yang memang hidup di dunia freelancer seperti saya dengan memanfaatkan kemudahan teknologi dengan hanya duduk di pojokan rumah ditemani segelas kopi atau teh, blog menjadi portofolio yang bisa dilihat kapan saja dan dimana saja. Termasuk calon klien. Untuk contoh portofolio, bisa meluncur ke Portofolio Writing, Portofolio Public Speaking, dan Portofolio Librarian.
  • Mendapat penghasilan : seiring dengan ketekunan kita mengelola blog, bergabung dengan komunitas, dan menjalin silah ukhuwah dengan sesama blogger, uang adalah dampak yang datang dengan sendirinya. Tiba-tiba banyak email masuk untuk mengajak kerjasama, mengundang event, dan tawaran kerjasama lainnya karena trust yang kita bangun secara tidak langsung melalui blog.
  • Lifestyle yang dibayari dengan tukar skill : ini tuh maksudnya, kalau orang kantoran atau karyawan bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dengan berbelanja dari gaji yang didapatkan. Nah, sebaliknya, blogger justru mencukupi apa yang jadi ebutuhan hidup dan lifestyle nya dengan feedback berupa job review berupa tulisan, foto, atau video. Alhamdulillah, selama ini saya sih ga pernah beli skin care atau kosmetik, belanja baju juga pakai voucher, traveling juga atas undangan beberapa pihak, kuliner juga ada yang karena memenuhi undangan, termasuk beberapa alat tempur teknologi untuk ngeblog. Dan, saat ini ada baby Tangguh, perlengkapan bayi juga ada yang mensuplai. Masya Allah.
Masih ragu jadi blogger? 

Bagus. Jangan langsung percaya apa yang saya sharing kan kalau belum mengalami prosesnya dan menikmati hasilnya secara langsung. Cuma, membayangkan saja ga akan bikin kita menikmati yang namanya sukses. Kita butuh action. Kecil tapi konsisten. Happy blogging, all!



Wassalam,

 






 

Prita Hw

7 komentar:

  1. Aku pernah mengalami hal yang serupa. Bingung sih pertamanya mau ngapain. "Mau bikin tulisan yang kayak gimana nih?" Itu yang jadi beban banget. Tapi lambat laun jadi terbiasa. Dan Alhamdulillah sampai saat masih aktif nge-blog. Hehe

    BalasHapus
  2. Alhmdulillah gak salah gaul insy..setelah bbrp lama terjun di dunia blogging. Semoga slalu bermanfaat..

    BalasHapus
  3. alhamdulillah akhirnya bisa memberikan hasil yang maksimal, kepada diri sendiri maupun orang lain ya mbak, sukses terus...

    BalasHapus
  4. Dunia Blogger makin riuh, artinya makin banyak orang sadar bahwa ngeblog itu kegiatan menyenangkan

    BalasHapus
  5. Saya mah gak paham-paham gimana nyari duit di blog, kalau nyari rezeki yah paham hahaha. Banyak teman, banyak kenalan, banyak rezeki pastinya hehehe.

    Thx Kak Prit

    BalasHapus
  6. Wah, ternyata banyak sekali manfaat yang didapat dari aktivitas blogging ya mbak. Mantap dech

    BalasHapus
  7. wah ternyata ngeblog itu menyenangkan dan mengasyikan ya, apalgi kalo gabung dengan komunitas blogger pasti lebih seru karena banyak temen.

    BalasHapus

target='_blank' rel='nofollow'