Cara Mengatasi Blogger's Block yang Mungkin Kamu Alami




Siapa yang ngaku penulis atau narablog? Atau sapaan lebih akrabnya di telinga tuh, writer atau blogger ? Ayo, angkat tangan bareng saya 😋 Iya namanya sekarang, semua orang sah saja mengaku diriya sebagai penulis atau blogger, asalkan memang ada karya produktifnya. Tapi, kadang-kadang nih, manusiawi kan kalau tiba-tiba kita terkena yang namanya writers block atau lebih khusus yang mau dibahas nih, bloggers block? Gimana cara mengatasinya?

Saya bilang tadi manusiawi karena namanya manusia tuh selalu ada namanya moody, tergantung banget sama perasaan atau kejadian yang saat itu ia hadapi. Lagi berbunga-bunga, rasanya kayak dibawa terbang ke awan, mood bisa ngalir banget buat nulis dan publish di blog. 

Sebaliknya, kalau lagi sedih, ada hal-hal yang bikin mellow atau sedang sakit ataupun ada kabar duka, langsung drop ke titik terendah.

Hm, bisa jadi juga karena terlibas kesibukan yang ga pernah berhenti. Yakali mau nulis, ga sempet tau! Nah, ini saya banget pas kerja kantoran 7 am to 7 pm kalau dihitung dari berangkat sampai pulang. Dan, selama hampir 5 tahun itu, saya stop menulis. Gila, banget! Paling cuma nulis curhatan yang dibaca sendiri atau bikin status di medsos.

Terus apalagi ya alasannya kira-kira yang bikin kena block?




Ada lagi. Jawaban yang simpel, males atau muales. Nah ini, dulu ada ungkapan temen yang bilang, kalau udah males, udah titik, ga ada diskusinya 😀

Biasanya, itu sih alasan-alasan kenapa seseorang jadi gampang kena bloggers block atau writers block. 

Apa sebenernya beda writers block dan bloggers block ?
Bedanya kalau menurut saya loh ya, penulis hanya fokus menulis saja, sedangkan blogger menulis dan bertanggungjawab menerbitkannya di medianya sendiri, yaitu blog. Otomatis, tanggung jawabnya jadi lebih gede, karena tetek bengeknya lebih banyak. Ya macem, desain visualnya juga dll kalau ikutin perkembangan konten kreatif kekinian. 

Cara Mengatasi Bloggers Block


Oke, sekarang setelah kita tahu apa penyebabnya, kita perlu move on dong, supaya ngaku-ngakunya kita sebagai blogger itu tetep dianggap sah 😂 At least, bagi diri sendiri, ga malu-maluin banget lah. Sekaligus bertanggungjawab sama media yang udah kita bangun sendiri. Apa aja?

Temukan Alasan Awal Kita Ngeblog


Kalau buat saya, setiap orang pasti bisa menulis. Karena menulis itu ga usah kebanyakan rumus. Resepnya, cuma lakukan aja. Dan, terus ulangi. Nah, blogging itu 90 % nya memang kerjaannya nulis, secanggih apapun kemampuan desain dll yang kita punya.   

Lalu, inget-inget, awalnya kenapa kita memilih mewadahi tulisan kita ke dalam sebuah blog? Apa karena tren? Apa karena murni ingin berbagi? Atau sekedar ingin menuangkan isi pikiran? Atau sebagai etalase tulisan? Find the point.  

Inget Feedback Positif yang Pernah Kita Terima


Inget juga apa aja feedback positif yang sangat memorable yang pernah kita terima. 


Misalnya, ada komen pembaca yang merasa terbantu banget sama postingan kita. Atau kita pernah share artikel kita di medsos dan menuai banyak kontroversi, hehe. Atau malah pernah dapetin rejeki dari berkah ngeblog, kayak menang lomba atau giveaway. Apapun itu.

Buat Target Terdekat yang Masuk Akal


Oke, sekarang langsung tentukan target yang simpel dan gampang dicapai. Misalkan, komitmen misal habis pergi kemana, bakal ditulis di blog paling lama seminggu. Atau habis baca buku apa, mau langsung dibagikan hal-hal serunya. Ga perlu banyak kata, atau pengen langsung yang muluk-muluk bikin tulisan detil dan panjang. Senyamannya aja dulu. Anggap menulis dan post sesuatu yang bau di blog itu sebagai terapi penyembuhan dari block yang sedang dialami. 

Percaya deh, kalau ini berhasil, hasil yang temen-temen dapat berupa kepuasan dan kepercayaan diri akan melesat tajam.

Cari Inspirasi yang Ngena


Buat peka sama yang namanya inspirasi, temen-temen mesti bumbata alias buka mata buak telinga. Kalau otak kita terbiasa untuk kritis menyikapi sesuatu, ide bakal datang dengan sendirinya. Ada mind map yang tiba-tiba hadir begitu saja dalam pikiran. 

Kalau misal kita belum bisa ke tahap itu, cari inspirasi dari tokoh yang jadi role model di bidang kepenulisan atau blogging atau tema yang temen-temen sukai. Minimal public figure yang sering temen-temen stalkin di medsos. 

Gabung Komunitas yang Suportif


Cara ampuh lainnya adalah gabung dengan orang-orang yang melakukan hal sama. Dalam hal ini, bisa komunitas blogger, komunitas penulis, atau sahabat-sahabat yang support aktivitas literasi seperti membaca, menulis, dan blogging. Dengan bergabung dengan komunitas, temen-temen akan tertarik arus dengan sendirinya dan ada penyemangat organik. Asalkan, kitanya ga apatis ya.

Hadiahi Diri dengan Tantangan Baru 


Ini penting. Kalau target simpel tadi udah bisa kita lalui, tingkatkan target atau capaian yang lebih tinggi. Tantangan baru yang sepertinya secara logika, sepertinya kita ga mampu. Namanya juga tantangan, disitulah kita diuji untuk menaklukkannya. Misalnya, tantangan menulis yang lebih informatif dan detil, tantangan mengikuti collaborative blogging di sela-sela kesibukan yang padat, atau ikut lomba blog yang lazim diikuti para pemburu lomba blog, dsb.

Itu aja sih cara mengatasi bloggers block yang mungkin temen-temen alami. 

Kembali lagi, tiap orang pasti punya pilihan aktivitas prioritas ya. Ada yang menjadikan aktivitas ngeblog sebagai sampingan, ada juga yang menganggapnya sebagai hobi, dan ada juga yang menganggap sebagai profesi. Semua balik lagi ke diri kita masing-masing.

Tapi yang perlu diingat, karena prioritas itulah yang kemudian membedakan hasil yang dicapai tiap orang. Hindari nyinyir atau membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain kalau kita tidak melakukan apa yang orang lain lakukan untuk menjadi lebih baik. Setuju?


Tulisan ini adalah collaborative blogging bersama Diah Dwi Arti  :



Wassalam, 










Prita Hw

15 komentar:

  1. Tantangannya habis jalan-jalan itu biasanya malah buru-buru posting di IG bukannya blog ��

    BalasHapus
  2. Buat saya, gabung komunitas itu salah satu yg manjur. Sering banget jadi terinspirasi setelah ketemu n ngobrol ngalor-ngidul dg tmn2 sehobby. TFS mba..

    BalasHapus
  3. Ngelomba, terus menang... Jadi pemicu semangat nulisss

    BalasHapus
  4. Ya Allah pas banget aku baca artikel ini di saat sedang buntu mbak hehe TFS yah mbak Prita

    BalasHapus
  5. Semoga kita tetap menjadi blogger yang tetap semangat meskipun penyakit utama yaitu malas, sering sekali menghampiri. Heheheh.

    BalasHapus
  6. terima kasih tipsnya mbak. salah satu yang belum saya coba adalah bergabung dengan komunitas nge blog. mungkin dengan bergabung wawasan saya jadi luas dan menmabk semangat untuk terus ngeblog.

    good tips

    BalasHapus
  7. Beberapa waktu lalu blog ku sempat terbengkalai, entah kurang motivasi atau hanya karena malas saja. Membaca tips-tips dari Mbak Prita di atas jadi terpacu lagi untuk aktif kembali blogging. Thanks Mbak

    BalasHapus
  8. Tulisannya bagus dan ngena banget sih. ahahah

    Kalau saya sih memang kasih target ke diri saya, misalna tahun ini saya mau bikin minimal 90 tulisan. Nah, saya pasti kejar tuh. Ada kepuasan tersendiri kalau bisa mencapai target meskipun gak dapat hadiah dari siapapun.

    Soal inspirasi pun saya setuju banget. Inspirasi bisa datang darimana saja, kapan saja, dan dimana saja. Saya pernah suatu hari pas lagi makan malam bareng pacar saya, lalu tiba-tiba saya dapat ide nulis dan kayaknya mengalir gitu aja. Langsung saya tinggalin pacar saya buat nulis itu. ahahahah. Jadi ketawa sendiri kalau inget itu.

    terima kasih ya mbak sudah mengangkat topik ini :)

    BalasHapus
  9. kalau aku punya kebiasaan lihat album foto atau film; membaca bisa BW atau buku untuk menghadirkan lagi ide-ide. tapi emang melawan rasa malas itu yang paling sulit.

    BalasHapus
  10. Iyaa mati gaya kalau kena blogger Block blog jalan2ku sebulan ini hanya satu artikel, kudu jalan-jalan dulu hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. nulis jalan2, mood boosternya kudu jalan2 ya mbak dew, wkwkwk

      Hapus
  11. Asli ini aku banget
    Makasih pencerahannya
    Semoga tambah giat lagi menulis seperti teman teman semua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah Uni Rai begitu merendah nih, semangat selalu Uni!

      Hapus
  12. Kalau kena writer's block suka bingung mau ngapain. Makasih tipsnya. Buat Saya nulis harus gembira biar lancar. Kalau lagi block hati Dibuat senang aja dulu. Nanti mengalir

    BalasHapus
  13. Iya nih kak Prita, Yopi juga kadang kena writes block heheh, apalagi butuh refreshing dlu, klo aku sbg fashion blogger paling mengatasinya ikut ke event fashion week atau jalan2 kepasar ngeliat2 bahan dan perkembangan trend di pasar modern maupun tradisional baru deh nemu ide selain googling yah..

    BalasHapus

target='_blank' rel='nofollow'