Kaos Nggak Cuma Buat Dipakai, Bisa Juga Jadi Tas Lucu!




pritahw



Halo semua! Masih sehat, kan? Mau nanya nih, sebelum saya mulai ngomong, eh nulis panjang lebar tentang kreativitas yang terbuat dari kaos yang udah jarang terpakai. Sebelumnya, ada yang pernah tahu definisi kreativitas nggak ? Waduh, kayak soal Bahasa Indonesia di ujian-ujian deh^__^

Hehe, sekedar memanggil memori aja, atau diubah pertanyaannya. Apa yang terpikir di benak kita saat mendengar kata kreativitas ? Sesuatu yang diluar kotak atau apa ? Kalau kata Wikipedia, daya cipta atau kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan (concept) baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. Kalau bahasa saya sih, kreativitas adalah proses mencipta sesuatu yang baru dengan cara apapun.

Nah, ceritanya kreativitas bikin tas atau bahasa kerennya tote bag dari kaos yang udah jarang banget terpakai ini muncul dari sharing salah satu teman di Jurnal Khatulistiwa yang ingin berkreasi. Mumpung diet plastic bag kan sekarang lagi gencar-gencarnya ya, berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang lagi uji coba tentang penerapan pembayaran kantong plastik di seluruh retail beberapa bulan lalu. Aji mumpung nih ceritanya ? Hahaha, nggak dong, tapi memanfaatkan momen demi sesuatu yang positif, why not ?

Terus, apa aja sih kriteria kaos yang bisa dipakai buat jadi tote bag ? 

Kaos yang kita punya dari koleksi lemari pakaian apapun bisa kita gunakan, misalkan yang udah jarang banget dipakai karena warnanya udah pudar, karena ada beberapa bagian yang cacat seperti ketumpahan atau agak robek sedikit. Atau mungkin kitanya udah bosan, daripada jadi kain lap pel, bolehlah jadikan tas saja.

Kenapa pula repot-repot bikin tas sendiri, kan tinggal bayar Rp. 200 nggak mahal ? 
Saya haqul yakin kok kalau kita semua sangat mampu membayar kantong plastik yang cuma seharga dua biji permen itu. Tapi, bukan persoalan mahal atau murahnya, tapi lebih pada kesadaran kita sebagai makhluk di muka bumi untuk menjaga kelestarian bumi tercinta ini. Bukankah manusia dapat tugas untuk menjadi khalifah (pemimpin) di buminya Allah ini?

Dan, faktanya memang ternyata Indonesia yang setengahnya bikin bangga dan setengahnya lagi bikin perut kembung ini ternyata menjadi negara konsumtif kantong plastik kedua, dengan angka 9,8 M per tahunnya, dan sukses menyabet peringkat kedua di bawah Tiongkok. ~prok prok prok..tepuk tangan~ Ini bukan kata saya ya, tapi kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi.

Bahkan, saya langsung mules pas baca kalau ada jerapah mati di Kebun Binatang Surabaya yang di lambungnya ditemukan 20 kg kantong kresek. Gimana kalau itu ditemukan di lambung kita ya? Haishh, tutup mulut! Langsung eneg... 

Makanya, bukan karena kita mampu bayar aja kan yang bikin kita nggak mau untuk berhemat kantong plastik ? Tapi ada banyak alasan yang lebih penting dari itu. Maklum plastik tuh secara umum butuh waktu 500-1000 tahun untuk bisa terurai. Meskipun udah dibuang ke sungai, ke laut, nggak bakal hancur. Ngeri, kan? 

Oke deh, daripada tambah mules, sekarang gimana caranya kita bikin tas kain dari kaos sendiri dan buang jauh2 pikiran untuk dikasih tas plastik ?
Oke, sediakan kaos, lalu gunting. That's it!

Caranya tinggal lihat di tayangan ini ya :



  
Gimana ? Gampang pakai banget, kan bikinnya?   

Saya udah praktek loh sekalian ajak adik-adik di Rumah Baca HOS Tjokroaminoto Sabtu, 9 April lalu, sekalian pengenalan dalam rangka hari bumi 22 April nanti. Ada dua model sih, yang pertama bisa dibalik saat mengikat talinya seperti video tutorial di atas. Dan yang kedua, bisa diluar, tanpa dibalik, untuk menciptakan kesan rumbai. Tapi jangan lupa, untuk mengikatnya atas-bawah dan kanan kiri masing-masing dua kali ya :) Kuat kok, saya juga udah coba, bahkan buat bawa netbook 7-10", asal nggak overload ya.


pritahw
Sibuk menggunting meski sedikit berantakan :D

pritahw
Cantik kan tas dari kaos sembur ini ?
 
pritahw
Tas kainku pinky loh!

Ah, jadi inget kalau pas belanja di minimart biasanya saya bilang, "Nggak usah kantong kresek, mbak..Menghemat plastik..." Mbaknya selalu bilang dengan tersipu, "Nggak papa kok, kan gratis...". Itu dulu. Sekarang, malah mbaknya tersipu karena ngasih tahu plastik berbayar, meski Rp.200 itu kurang nendang yah?! Meskipun lagi, di beberapa kota seperti Jakarta, Makassar, dan Balikpapan harga kantong kreseknya berurutan yaitu Rp. 5000, Rp. 4500, dan Rp. 1500. 

Anyway, kebijakan ini memang oke doke diterapkan untuk bikin warga kita berpikir dua kali dan lebih baik membawa kantong sendiri saat berbelanja, tapi di sisi lain, perlu regulasi yang lebih detail lagi menyoal akan dikemanakan dana sosial yang terkumpul itu ? Apa memang retail menyalurkan untuk Corporate Social Responsibility nya? Nah, perlu ada acuan untuk ini. Atau masyarakat di sekitarnya bisa 'nodong' terkait kegiatan lingkungan di kampung sekitar?

Saya merindukan banget petugas retail itu dengan kesadarannya sendiri dan nggak tersipu-sipu lagi saat melayani customer dengan kalimat yang dulu sempat saya dapatkan pas berbelanja The Body Shop : "Karena cuma satu item, silahkan belanjaannya dimasukkan ke dalam tas untuk mengurangi sampah plastik..."  wah, surga banget itu... Atau kalau belanjanya lebih dari 1 item, disediakan kantong kertas recycle. 

Jadi, kalau tas nya nggak usah beli dan reuse dari kaos tak terpakai, kita nggak kebaratan kan untuk menyisipkannya di tas utama kita sebagai langkah "sedia payung sebelum hujan" ?

Mungkin ini bisa kita jadikan resolusi komitmen bulan ini untuk menyambut hari bumi yang sebentar lagi tiba. Selamat menjadi manusia penyelamat bumi paling tidak dengan cara sesederhana ini... 


Prita Hw

7 komentar:

  1. Emang lutcu tasnya. Kreatif pol. Jika dipakai keliatan unik.

    BalasHapus
  2. wah kreatif dan inovatif dg barang bekas

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga makin banyak kreativitas lain yah mbak :)

      Hapus
  3. Yang satu ini belum kepikiran, padahal nyimpen kaos2 lama tak d pakai juga, makasi yaa idenya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ditunggu cerita dan fotonya kl udah coba yah mbak:)

      Hapus
  4. Jadi kepengen bikin juga :D
    Makasih banyak mba Prita idenya :*

    Halo mas Enry, aduh aku jadi malu dibilang gitu, hehehee...
    Makasih banyak ya Mas, semoga rejeki review selalu menghampir kita berdua, hiihihi... Amiiin ^^

    Amanda
    writer of www.tipscantikmanda.com

    BalasHapus