// API callback
labelset({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","entry":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-1424210988698972352.post-1159456349136863740"},"published":{"$t":"2022-12-01T16:36:00.004+07:00"},"updated":{"$t":"2022-12-01T16:36:49.525+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"blogging"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Blogging dan Techno"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"cerita-pilu-manusia-kekinian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"manusia modern"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"media sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Alasan Saya Lama Tidak Mengisi Blog "},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi0fnh7J7GNBeEGdaiXBXAIjCsMI9BKvI4O8m_K4tzrGaupIpYXT7luwxpXvPoLgXeDb_Tg5sUwXSFsPRMyxBsT_-cdG7mXkPlehInxUEThUChunFi7ku8vsEFLUBMXSDERSnWy8mhvn150hjb5MIyllbslqNTfTa1UZ4lc2WFc4Ki5MzRo1Wo-k7xI9Q\/s1600\/buku%20cerita%20pilu%20manusia%20kekinian.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"1600\" data-original-width=\"1200\" height=\"640\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi0fnh7J7GNBeEGdaiXBXAIjCsMI9BKvI4O8m_K4tzrGaupIpYXT7luwxpXvPoLgXeDb_Tg5sUwXSFsPRMyxBsT_-cdG7mXkPlehInxUEThUChunFi7ku8vsEFLUBMXSDERSnWy8mhvn150hjb5MIyllbslqNTfTa1UZ4lc2WFc4Ki5MzRo1Wo-k7xI9Q\/w480-h640\/buku%20cerita%20pilu%20manusia%20kekinian.jpg\" width=\"480\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003ETerakhir menulis blog bulan Maret 2022, masyaaAllah sudah banyak peristiwa yang tidak tercatat detil di blog tercinta ini. Bukan saya melupakan, tapi kesibukan hari ini memang membuat cerita pilu manusia kekinian makin menjadi-jadi.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EKehidupan menjadi sangat dinamis, atas nama mengejar mimpi, prestasi, dan segala sesuatu yang mungkin berbau eksistensi.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003ETapi, bukan karena alasan itu saya lama tidak menulis blog secara jujur dan dari ruang terdalam hati saya. Tapi segala produktivitas memang nyata memberikan prioritas tersendiri. Percepatan media sosial, membuat saya larut dalam senam jempol \u003Ci\u003Eupload \u003C\/i\u003Ekonten secara cepat, dan \u003Ci\u003Eediting \u003C\/i\u003Evideo ala ala demi memenuhi kebutuhan \u003Ci\u003Eshare \u003C\/i\u003Eaktivitas yang saat ini disukai, mode video pendek daripada membaca teks-teks yang panjang dan dinilai (cenderung) membosankan.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EYang terpenting niatnya ya. Niat saya adalah merekam jejak sehingga punya dokumen otentik saat saya mau menuliskannya dalam halaman-halaman blog sebagai catatan jurnal pribadi. Selain itu, ya karena memanfaatkan waktu yang Allah berikan.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EBuat saya, produktif itu bukan soal prestasi, ingin lebih baik dari orang lain. Tapi, lebih ke kebermanfaatan daur hidup yang saya punya. Kalau sebagai manusia dan makhluk Allah, kita sama-sama punya waktu 24 jam, apa saja yang sudah kita lakukan dalam kurun waktu itu, dan sudah mempengaruhi berapa banyak orang?\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003ETentu itu sudah \u003Ci\u003Einclude \u003C\/i\u003Edengan upaya yang dibilang \u003Ci\u003Elove myself, \u003C\/i\u003Edan juga tugas domestik sebagai istri, dan ibu buat anak-anak biologis. Persoalan individu dan kepentingan keluarga tentu harus beres duluan saat kita ingin menggandakan kebermanfaatan.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003ESaya hanya ingin mengingatkan diri saya sendiri dengan tulisan ini. Tetap sedinamis apapun hidup, jangan melupakan esensi kita sebagai manusia yang berproses, dan membuat hidup lebih hidup dengan menikmati setiap aktivitas yang kita lakukan. Menekuri maknanya.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EBuku Cerita Pilu Manusia Kekinian yang ditulis Edi AH Iyubenu memberi saya pengingat itu lewat kata pengantar yang disampaikan oleh Dr. Ach. Maimun (alumnus UIN Sunan Kalijga, Yogyakarta, Wakil Rektor I INSTIKA Guluk-guluk, Sumenep) :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cblockquote\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EManusia modern, sehari-harinya , cenderung terpasung dalam angka-angka, dari pertumbuhan , waktu, prestasi, modal, keuntungan, hingga berat badan. Manusia terjebak dalam rutinitas perpindahan dari tempat ke tempat, ruang ke ruang, kota ke kota, hingga dari kenikmatan ke kenikmatan. Manusia terpenjara dalam simbol-simbol dari penampilan, aksesoris, jabatan, popularitas, prestise, protokoler, hingga selera makan. Manusia mendapat informasi dan pengetahuan begitu cepat dan melimpah, berpacu dengan degup jantung yang tak pernah henti. Tak ada waktu refleksi, tak ada kesempatan menghayati. - h.14\u003C\/span\u003E\u003C\/blockquote\u003E\u003Cp style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EMembaca buku ini, bagi saya pas dengan kondisi yang saya alami. Di satu sisi, saya tak ingin tertinggal teknologi. Di sisi lain, saya sadar bahwa semua berlalu begitu cepat.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003ENamun, satu hal yang pasti, saya bukan jenis manusia yang mudah depresi dan mengutuk diri, alhamdulillah. Pondasi keimanan yang disebut aqidah bagi saya dan seharusnya seluruh manusia menjadi prioritas. Kapitalisme boleh saja menarik kita lebih dalam dengan barang-barang artificial untuk kita manfaatkan. Tapi tak boleh menarik hati kita untuk larut dalam arus dan menggenggam kefanaan lebih dalam.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EJadi, saya menikmati percepatan, dinamika atas semua pilihan-pihan aktivitas saya sebagai \u003Ci\u003Eknowledgepreneur \u003C\/i\u003Eyang di dalamnya saya bisa menyalurkan potensi \u003Ci\u003Eskills-set \u003C\/i\u003Esebagai blogger, penulis, \u003Ci\u003Etrainer \u003C\/i\u003Edan mentor, pembicara, \u003Ci\u003Eknowledge manager, \u003C\/i\u003Edan \u003Ci\u003Econtent creator.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003EInsyaaAllah, dari niat tulus memulai berbagi hari ini, tak ada alasan lagi bagi saya untuk tidak mengisi blog, dan tetap menulis dalam untaian kalimat panjang untuk lebih membantu pembaca memahami setiap makna lebih dalam daripada sekedar membaca \u003Ci\u003Ecaption \u003C\/i\u003EInstagram atau sajian video pendek di \u003Ci\u003Ereels \u003C\/i\u003Edan Tiktok. Bismillah.\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana; font-size: x-small;\"\u003E\u003Ci\u003ENote : Next ya, saya review bukunya secara khusus, insyaaAllah.\u003C\/i\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Ci\u003E- Wassalam -\u003C\/i\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003Cp\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/p\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cspan style=\"font-family: verdana;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pritahw.com\/feeds\/1159456349136863740\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pritahw.com\/2022\/12\/alasan-saya-lama-tidak-mengisi-blog.html#comment-form","title":"1 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/1424210988698972352\/posts\/default\/1159456349136863740"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/1424210988698972352\/posts\/default\/1159456349136863740"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pritahw.com\/2022\/12\/alasan-saya-lama-tidak-mengisi-blog.html","title":"Alasan Saya Lama Tidak Mengisi Blog "}],"author":[{"name":{"$t":"Prita HW"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/06965678479157106757"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjH9II6PW9RWJyszVD4BsdLC9uDJboswlCmalVgpLDY327fm0-wd0ofz-P0zE6qgl6fSlN5CgFRRLUwIw8__OFGetlE6ZW_EsWag7aZ5l0viUmXShgfBUHhzS0hwIHYnA\/s220\/pritahw1.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi0fnh7J7GNBeEGdaiXBXAIjCsMI9BKvI4O8m_K4tzrGaupIpYXT7luwxpXvPoLgXeDb_Tg5sUwXSFsPRMyxBsT_-cdG7mXkPlehInxUEThUChunFi7ku8vsEFLUBMXSDERSnWy8mhvn150hjb5MIyllbslqNTfTa1UZ4lc2WFc4Ki5MzRo1Wo-k7xI9Q\/s72-w480-h640-c\/buku%20cerita%20pilu%20manusia%20kekinian.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}}});