GO-JEK Dukung Impian Punya Rumah, Naik Haji, dan Pergi Umrah Para Abang Ojek

"Saya bangga pada anda, yang telah ikut mengharumkan nama Indonesia."

Itulah ucapan selamat yang disampaikan Hermawan Kartajaya, begawan pemasaran Indonesia, pada Nadiem Makarim, founder dan CEO GO-JEK dari Indonesia yang pada ajang Asean Entrepreneur Awards dalam World Knowledge Forum ke-17 di Seoul, Korea 2016 yang lalu muncul sebagai winner.

Kutipan yang saya baca di Majalah Marketeers, November 2016 yang lalu itu sangat membuat saya sebagai orang Indonesia juga bangga. Meski saya tak mengenal Nadiem Makarim, ide briliannya untuk mendirikan dan menaikkan 'strata' profesi tukang ojek itu memang layak diapresiasi. 


Layanan dan inovasi GO-JEK makin meluas. Via plus.google.com

Apalagi, saat tinggal di Bekasi selama setahun setengah terakhir sebelum hijrah ke kampung halaman, saya juga merasakan betul manfaat GO-JEK ini. Buat para perempuan seperti saya, yakin deh sebelum ada layanan ojek online semacam GO-JEK ini, kita pasti ada rasa takut untuk memilih transportasi berjenis ojek. Bayangan tukang ojek yang absurd, atau bahkan rentan terjadi sesuatu di tengah jalan terus melayang-layang dalam pikiran, hehe.

Tapi, begitu ojek online ini diperkenalkan dan merajalela, kita merasa lebih save. Ya secara keamanan maupun tarif sih. Bener kan? Selain mempermudah mencapai tujuan yang kita inginkan, kita juga belajar banyak kisah kehidupan para profesi yang menjadi mitra GO-JEK ini. 


Helm hijau khas GO-JEK di jalanan sangat eye catching. Via techinasia.com

Ada yang dengan tulus sambil menemani perjalanan, bercerita bagimana awal dia mendaftar sebagai mitra GO-JEK. Ada yang sangat berterimakasih saat saya melebihkan pembayaran, dan ada juga yang rela tanpa menggerutu mengantarkan saya ke tempat tujuan hingga berputar-putar 3-4 kali karena alamat yang saya cari sulit ditemukan. 

Ah, kalau mengingat perjuangan para abang GO-JEK itu terus terang saya salut. Hari-harinya dihabiskan di jalanan. Demi apa? Tentu demi sebakul nasi dan penghidupan yang lebih baik bagi keluarga tercinta :)

Beri Akses Mewujudkan Kepemilikan KPR, Tabungan Haji, dan Tabungan Umrah, GO-JEK Peduli Nasib Mitranya     

Abang ojek juga berhak meraih kehdupan yang lebih baik ke depannya. Yes, saya setuju. Setelah berhasil memenuhi kebutuhan pokok rumah tangganya, tak ada salahnya untuk memiliki impian yang mungkin membayangkannya saja untuk sebagian besar abang-abang ojek terlalu takut untuk diwujudkan.

Karena itu, baru-baru ini, GO-JEK meluncurkan program swadaya dengan menggandeng tiga bank nasional yang kredibilitasnya sudah tak diragukan lagi. Sebut saja Bank Tabungan Negara (BTN), Permata Bank Syariah, dan BNI Syariah. Tujuannya, tentu saja ingin meningkatkan kesejahteraan mitra GO-JEK sehingga mereka nantinya akan punya akses untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tabungan haji, dan tabungan umrah. 

Wah, keren kan. Gimana caranya tuh?

BTN nantinya akan menangani penyediaan KPR yang terdapat di daerah Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok, Ciputat, dan Cikarang dengan bekerjasama dengan 12 pengembang. Tipe rumah yang nanti bisa dihuni oleh para keluarga mitra GO-JEK mulai dari tipe 26 dan 31, serta luas tanahnya mencapai 70 meter persegi dengan fasilitas 2 kamar dan 1 ruang keluarga. Kabarnya, per harinya, mitra GO-JEK cukup menyisihkan Rp. 42.000 saja dari penghasilannya.   


Nadiem Makarim bersama para mitra GO-JEK nya. Via suara.com
 

Sementara Permata Bank Syariah akan bekerjasama dalam hal penyediaan tabungan haji yang nantinya akan menerima Rp. 15.000-30.000 per hari dari penyisihan penghasilan mitra GO-JEK. Dan, BNI Syariah sendiri akan menyiapkan fasilitas tabungan umrah yang juga bisa dicicil mulai dari Rp. 25.000-35.000 per harinya.
 
Sepertinya impian yang tak mungkin bisa jadi mungkin ya dengan adanya program yang mendukung kesejahteraan mitra GO-JEK ini. Seperti kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. 

Di atas itu semua, salut untuk Nadiem Makarim dan tim yang berusaha melakukan inovasi terbaiknya. Bisa jadi ini juga mendukung model bisnis kerakyatan yang ke depan bisa menginspirasi para pengusaha lokal lainnya untuk memasukkan program yang tak sekedar meraup untung, tapi juga membuat masyarakat berdaya. 

Selamat menabung impian para abang GO-JEK, dan tetaplah melayani masyarakat Indonesia dengan ketulusan hatimu.




Salam Dunia Gairah,  
 
 








Prita Hw

3 komentar:

  1. Wah mulia sekali kegiatan yang dilakukan oleh Gojek, patut dijadikan sebuah contoh untuk berbagai perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama.

    BalasHapus
  2. Perhatian sama karyawan itu penting banget. MasyaAllah ini programnya, semoga barokah ya. Hehehehe

    BalasHapus
  3. Go Jek makin asik aja ya mbak, hehehee, good news

    BalasHapus