Tips Manajemen Waktu Seorang Momblogger, Momwriter, dan Mompreneur, Ernawati Lilys [Profil Blogger-Part 13]




Halo all! Waduh, agak telat nih saya kembali dengan inspirasi tokoh blogger. Kali ini saya ingin mengajak temen-temen untuk kenalan dengan seorang perempuan tangguh yang mengaku pemalu (dulunya) dan kini malah menjejak banyak kisah inspiratif yang bisa kita jadikan motivasi.

Nama lengkapnya Ernawati Lilys, tapi saya akrab dengan nama penanya sejak dunia perbukuan antologi masih berjaya, yaitu Neng Lisojung. Saya tak sempat menanyakan apa maknanya. Tapi, nama ini yang langsung membuat saya akrab ketika suatu hari di workshop Dilo Bogor kami bertatap muka untuk pertama kalinya tanpa sengaja. Saya kaget, karena melihat nama Neng Lisojung muncul di timeline live tweet hari itu.

Kekagetan saya itu berujung pada silaturrahim yang kian akrab saat kami saat ini sama-sama menekuni dunia blogging, setelah sebelumnya menulis buku. Ya, saya pernah sebuku antologi yang waktu itu saya dipercaya temen-temen untuk menjadi koordinatornya, Mengejar Mimpi, 2011. Ah, sudah lima tahun berlalu. Kadang hanya waktu memang yang dibutuhkan untuk mempererat sebuah hubungan pertemanan yang awalnya maya.

Hm, mbak Erna yang kalem ini memang dulunya pemalu, persis seperti dugaan saya (sok tahu ya). Tapi, sekarang itu semua sudah jadi masa lalu. Momblogger yang juga penulis produktif ini sekarang sudah bertransformasi menjadi seorang mentor juga (salut!).
 
Mbak Erna sedang mentoring di sebuah forum pramuda FLP. Sumber : IG @ernawalilys


Bersama komunitas Forum Lingkar Pena pada awalnya, ibu dari dua balita aktif bernama Fatih (4 tahun) dan Fay (2 tahun), serta saat ini sedang mengandung anak ketiga ini, konsisten mewujudkan motivasinya dalam menulis. Apa itu? Sesuai tagline blog nya, menulis untuk berbagi kebaikan.

Yes! Saya merasa memiliki persamaan dengan mbak yang saat ini tinggal di Bekasi bersama suami ini. Apa yang kita tulis memang semestinya menjadi jejak kebaikan. Tulisan menurut saya adalah doa. Karena semangat berbagi kebaikan itu pula, tentu menulis saja tak cukup. Dengan menjadi mentor kepenulisan baik online maupun offline, menjadikan aktivitas berbagi kian berdampak. Istilah saya, kalau punya pengalaman yang tak semua dirasakan oleh temen-temen, itu adalah sebuah kemewahan. Lah, kalau kemewahan itu hanya kita rengkuh sendiri, itu namanya egois :)

Jejaknya sebagai seorang penulis buku, juga momblogger tak perlu diragukan lagi. Mengaku hobi menulis sejak kecil, dan baru serius di tahun 2007, serta sudah mencoba menjadi blogger sejak remaja dan kini sudah profesional, tentu membawa apresiasi tersendiri. Berbagai prestasi diraihnya. Lebih lengkap silakan berkunjung ke portfolio berikut ya. Kalau saya tulis semua disini, tar kepanjangan :)


Tampilan blog Mbak Erna yang hijau segar. Lihat headernya, Mbak Erna banget kan :) Sumber : hasil tangkapan layar www.pritahw.com



Kesibukan mbak Erna tidak berhenti di urusan tulis menulis. Ia juga membantu menjalankan toko online bersama suami di bidang software dan hardware. Julukan mompreneur juga dimiliki si mbak yang punya senyum manis ini.

Belum lagi, tugas domestik sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga tanpa Asisten Rumah Tangga (ART).  Tahu sendiri kan ya, pekerjaan domestik ini sifatnya lifetime sekaligus longtime. Artinya, kalau dituruti, pekerjaan bakal bersambung terus, belum lagi menyisihkan waktu menemani balita aktif yang masih punya kebutuhan bermain. Ini juga yang saya bayangkan saat saya memiliki buah hati nanti, dalam hati, “bisa ga ya ngatur waktu konsisten dan tetap produktif berkarya?”. Tapi katanya sih, sesuatu itu jangan dibayangkan, tapi dialami langsung. Siap! :)

Mbak Erna saat menggelar Seminar Kepenulisan bareng KMO (Kelas Menulis Online) nya. Sumber : IG @ernawatililys

Makanya, momen kali ini saya manfaatkan untuk berburu tips untuk tetap menjadi momblogger sekaligus momwriter aktif namun tetap seimbang menjalankan tugas domestik tadi. Sekalianlah buat bekal saya nanti. Dan ini dia tipsnya :

  • Memahami dan menjalankan tugas utama yaitu sebagai istri dan seorang ibu, tentu keluarga adalah yang utama. Buat alarm juga ketika ingin melangkah ada batasan-batasannya.
  • Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, buat jadwal menulis konsisten (minimal sehari tetap ada menyicil naskah, membuat konsep, dan lain-lain). Fleksibel dengan dunia blogging yang kadang justru deadline nya ketat, maka kerjakan setiap deadline dengan rencana (semakin dikerjakan semakin berkurang hutang deadlinenya). Kalau tidak konsisten dan berusaha, maka akan terus menumpuk. Soal yang satu ini, Mbak Erna punya jadwal khusus loh, seperti penuturannya ini :“Kalau menulis biasanya di pagi hari (jam 2 sampai 5 pagi). Mengajar kelas online biasanya malam (sesuai schedule), biasanya mulai jam 8 sampai 10 malam. Kalau mengajar offline sesuai tanggal yang diagendakan dan ijin pak suami. Karena suami juga tahu kalau saya tipe istri yang aktif, yang ga bisa di rumah saja, tetapi juga di luar rumah, tapi sejauh ini selalu dapat ijin meski tetap di event-event tertentu.”
  • Mencintai peran apapun yang dilakukan. Ketika menjadi istri berusaha menjadi istri yang nyaman untuk pasangannya. Ketika menjadi ibu, jadilah tempat yang selalu dirindukan anak-anak. Ketika jadi momwriter atau momblogger, berikan konstribusi yang positif agar menggores jejak kebaikan.
Sebelum saya menutup chit chat lewat WA malam itu, ada satu pesan dari Mbak Erna yang saya rasa menyukai warna hijau ini (dari tampilan di blog nya), “terkadang pekerjaan domestik itu bikin lelah jiwa dan raga ya, jangan cepat mengeluh atau marah-marah. Tenangkan pikiran, dan kalau tahu kisah Fatimah ra, putri kesayangan Rasulullah SAW pun hidup dengan penuh kesederhanaan. Tangannya menjadi kasar dan lecet karena harus menumbuk gandum. Jadi, kalau sekarang masak nasi tinggal pakai rice cooker, air tinggal nyalain listrik, mencuci ada mesin cuci, masak sudah ga perlu pakai kayu bakar, tinggal tekan kompor gas, ya sudah kerjakan saja. Kalau ikhlas menjalankan peran, inshaallah menjadi ladang pahala.”, ucapnya.




Wow, pesan ini sebagai pengingat untuk diri saya juga, dan semoga juga bagi temen-temen seperjuangan, momblogger, momwriter, mompreneur dengan segudang aktivitas lainnya. Percayalah, Allah selalu mencatat apa-apa yang kita kerjakan. Tugas kita hanya bersyukur dengan berbuat yang terbaik yang kita bisa.

Ngobrol lebih jauh seputar dunia kepenulisan, blogging, dan parenting, silahkan kunjungi saja akun-akun media sosialnya berikut ini ya :

Facebook : ERnawati Lilys
Twitter : @nenglisojung
Instagram : ernawatililys
Fanspage : ERnawati Lilys

Prita Hw

4 komentar:

  1. Lihat mba Ernawati jadi semangat buat aktif berbagi untuk kebaikan ya mba :)

    BalasHapus
  2. Salut dengan mba Ernawati Lilys.

    BalasHapus
  3. Terima kasih mba Prita :) Senang sekali membaca ulasan Mba prita yang mengalir, salut juga sama mba prita :)

    BalasHapus
  4. wahhh seru juga yah kalau ada komunitas blogger semacam ini

    BalasHapus