SEO for Branding Blog, Kok Bisa?



SEO (Search Engine Optimization) selalu dibicarakan dimana-mana, terutama bagi para blogger yang pastinya menginginkan setiap posting nya menempati urutan pertama di raksasa mesin pencari bernama Google. Kenapa begitu ya? Yes, sebab SEO ternyata secara otomatis bisa kita gunakan untuk branding blog. Logikanya begini, ketika banyak orang mengunjungi blog kita, maka performa blog kita pun akan ikut naik, termasuk urusan branding, terutama bagi pemilik blog personal. 

Bicara tentang SEO untuk branding blog, menurut Shintaries, blog trainer di Fun Blogging 1-8, co-founder Fun Blogging Community, sekaligus founder Blogger Perempuan Network, di workshop “Taking Your Blog to The Next Level” di Dilo, Bogor (02/04) lalu, ada setidaknya empat hal yang berkaitan dengan topik ini, yaitu :
  • Personal branding
  • Lalu lintas blog
  • Konten tepat sasaran
  • Alexa dan Domain Authority (DA) yang stabil
Menurut ibu dua anak yang energik ini, “Jangan kuatir punya konten yang maha panjang, tapi itu worth it. Kuncinya informatif buat segmen yang mau kita tuju.”, tegasnya. Kuncinya kembali lagi, content is a king. Terutama konten SEO.

Ia juga bercerita pengalaman pribadinya yang mengesankan saat dirinya berpelesir ke Jepang dan tiba-tiba bertemu dengan seseorang yang mengenalinya dan rajin baca blog nya. Waah, rasanya tiada duanya. Belum lagi kalau kita menemui ucapan terima kasih di deretan comment yang merasa terbantu dengan postingan kita. Nah, disitulah sebenarnya letak dari manfaat membuat content yang infomatif. Setuju, kan? Tak dipungkiri, awal dari semua aktivitas menulis pastilah ingin sharing yang bermanfaat, kan?

Salah satu postingan yang sangat bermanfaat untuk pembacanya. Sumber : www.shintaries.com

Setidaknya menurut www.blog.searchmetrics.com, ada 5 hal yang perlu diperhatikan supaya tulisan kita mudah terindeks di Google, diantaranya :
  • Content
  • User
  • Technical
  • Backlink
  • Social
Oke, supaya lebih paham lagi dan kepala nggak tambah pening karena kurang jelas, kita akan mengulasnya satu persatu ya.

Content

Untuk menduduki peringkat top ten di google, usahakan minimal tulisan kita memuat 1285 kata. Tipsnya, lebih baik, apa yang kita tahu, sebisa mungkin di-SEO-kan.
Content strategy secara umum sangat erat kaitannya dengan empat hal di bawah ini :


- Thematic
Sebisa mungkin konten tulisan kita tematik, atau membahas mengenai topik khusus.

- Chronological
Selain itu, konten juga lebih baik bercerita tentang kronologis

- Didactic
Dan jangan lupa untuk membuat konten yang bersifat ilmu pengetahuan. Crosscheck data yang memang relevan juga sangat penting, jangan asal copas atau rewrite semata.

- Problem solutions

Terakhir, jangan lupa untuk memberikan solusi yang bermanfaat dalam tulisan.

Baca Juga : Bagaimana Menulis Konten Blog Menggunakan SEO yang Ideal ?


Selain tips di atas, lebih teknis lagi, ada tips content strategy nih dari Mbak Shintaries yang blog nya beralamat di www.shintaries.com dan sudah pernah dianugerahi sebagai winner of lifestyle blog di ajang Blogie Award 2015 lalu, yaitu :
  • Minimal terdiri dari 1200 kata
  • Ada relevansi judul dan isi
  • Ada internal dan external link
  • Memuat keyword di image file
  • Isikan meta data
Untuk yang belum mengaktifkan isian meta data ini, silahkan perhatikan contoh di bawah ini ya, sedikit berbeda antara platform blogspot dan wordpress.


Meta data pada blogspot

Meta data pada wordpress

  • Maksimal terdapat 3 kalimat kata kunci
  • Tambahkan video (optional)
  • Update rutin
Dalam 1 bulan, kita bisa mengusahakan untuk menulis 10 artikel, lalu kita bisa melihat page views nya setelah 1 bulan itu.

User Experience




Pengalaman pengunjung blog kita biasanya akan sangat bergantung pada hal-hal berikut ini :

1.Click through rate
  Optimasi title dan meta description
2.Time on Site
  Perpanjang waktu kunjungan dengan internal link, video, dan konten berseri
3.Bounce rate
  Konten harus relevan
4.Responsive design 
  Aktifkan mobile site

Technical

Nah, lagi-lagi untuk urusan teknis nih, mau nggak mau, kita juga butuh perjuangan untuk memperhatikan hal berikut untuk blog kita :

Site speed
Gunakan www.gtmetrix.com untuk mengukur kecepatan blog kita untuk urusan loading saat dibuka. Juga perhatikan page speed insight, dan jangan lupa untuk tema yang SEO friendly.

Image optimize
Optimasisasi gambar dengan ukuran file maksimal 100 KB, dan gunakan imageoptimizer.net untuk blogspot, dan plugin smush it untuk wordpress.

Permalink
Saat kita belum mem-publish tulisan, atau masih dalam bentuk draft, sebisa mungkin ganti permalink kita sesuai keinginan yang mendukung SEO (custom), misalnya :
- namablog.com/katakunci
- namablog.com/2016/05/katakunci

Backlinks

Dalam www.webmasters.googleblog.com, backlinks sangat efektif pula untuk meningkatkan branding blog. Backlinks seperti apakah ? Ini dia... 

1. Backlinks dari situs authority, seperti wikipedia misalnya.
2. Komentar nama/URL
3. Dummy blog, yaitu blog bayangan milik kita untuk di-link ke blog utama kita
4. Backlinks dari blog dengan tema sama
5. Blog generator
6. Giveaway, yaitu mengadakan kuis atau lomba berhadiah yang syaratnya mencantumkan backlink wajib.

Namun, saat di kolom komentar kita, tiba-tiba muncul backlink, sebisa mungkin hapus saja, karena itu bisa membahayakan reputasi blog kita.

Social

Selalu share pengetahuan dan informasi yang sudah kita tulis lewat media sosial yang kita miliki, seperti Facebook, twitter, pinterest. Pinterest juga sangat bisa meningkatkan backlinks. Dan wajib untuk share lewat social layer google yang bernama Google+. Itu akan sangat membantu SEO kita.




Yes, that’s all semua ulasan tentang 5 hal yang harus kita perhatikan agar tulisan kita terindeks oleh google. Kesimpulannya sih, SEO untuk branding blog bukan segala-galanya, meski tetap akan sangat membantu.

Yang perlu lebih jeli kita gali dan perhatikan adalah bagaimana fokus untuk menciptakan personal branding itu sendiri, yang secara otomatis akan berdampak pada branding blog. Tips khusus dari Mbak Shintaries lagi nih, milikilah 4 hal berikut :

Top level domain,

Great content,

Advancing tools,
dan

Relation

Akhirnya, kadangkala diantara kita, para blogger sendiri ada gumaman yang kurang lebih begini, “Repot-repot amat sih ngurusin tetek bengek A-Z, kalau aku sih nulis ya nulis aja... Nggak perlu pusing...”. Oke, itu memang bener, tapi kembali lagi kita ingin eksis dengan reputasi dan kualitas seperti apa.

Kalau kata Mbak Shintaries sih, sebagai blogger, kita punya kualitas. Dengan begitu, kita akan menemukan banyak opportunity disitu. 


Keep calm and take your choice

Kembali lagi, semuanya adalah pilihan. Kalau ada biasa dan luar biasa, kamu pilih yang mana? 



Gambar&foto : www.pixabay.com dan www.shintaries.com

Prita Hw

14 komentar:

  1. Wak... materi sekian tahun dirangkum semua disini, keren tuh mbak, sila dipraktekkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, apal banget ya om sekian tahun :) yes om, dikit2 udah aku praktekin. Mohon bimbingan kalo bingung yaks, jangan bosen2 loh ^0^

      Hapus
  2. Sebagian udah mulai kupraktekkan hehehe :)

    BalasHapus
  3. ilmunya keren. kalau menurut pendapatku, cukup 300 kata, satu artikel sudah bisa masuk Pejwan Google :)

    BalasHapus
  4. Woww,tipsnya mantap, Mbak.
    Tinggal dipraktikkin satu per satu, mudah2an makin lancar ngeblog deh :)

    BalasHapus
  5. lumayan menambah ilmu
    makasih mbak :D

    BalasHapus
  6. wah jagoan nih SEO nya

    salam kenal ya mba :)

    BalasHapus
  7. Di awal memulai pake alt text di image, rasanya ribet banget dan sampai pada akhirnya sekarang jadi kebiasaan :)

    BalasHapus