Monetize Social Media, Kenapa Nggak ?


Siapa di era ini yang tak memiliki akun facebook, twitter, instagram, path, atau lebih jauh lagi seprti linked in, pinterest, dan banyak lagi aplikasi seru serupa? Pasti jarang banget, kecuali memang akses internet bukanlah kebutuhan sehari-hari. Tapi buat aktivitas blogging dan 'profesi' baru layaknya blogger? Hukumnya wajib! Karena fungsi social media bukan lagi buat eksis atau sekedar narsis, tapi lebih dari itu. Bahkan untuk urusan monetize social media, kenapa nggak?

Social media terutama buat facebook awalnya adalah ajang saling mempertemukan orang per orang untuk menggantikan pertemuan tatap muka yang makin terdistorsi karena kesibukan masyarakat kota yang begitu padat. Saking menjadi kebutuhan utama sebagian besar warga perkotaan, termasuk saya, monetize social media adalah one step ahead yang juga penting untuk dilirik. Apalagi buat blogger yang butuh namanya personal branding ya.. Ini udah sambung menyambung menjadi satu, kayak pulau-pulau di Indonesia :)

Nah, di workshop "Taking Your Blog to the Next Level" di Bogor April lalu, ada Mbak Kartika Putri Mentari atau dikenal dengan PutriKPM yang sangat fasih di urusan ini. Ia merupakan social media enthusiast yang sekaligus social media specialist di Agrakom Para Relatika. Seperti apa ilmunya? Yuk mari...

Pilih Social Media yang Cocok untuk Blog Kita

Seperti memilih sebuah baju untuk suatu event tertentu, pastilah kita membutuhkan ilmu yang namanya padu padan. Apa yang paling sesuai,  apa yang sesuai, apa yang kurang sesuai. Bagi saya, semacam ada pilihan prioritas untuk memilih harus lebih eksis di sosmed yang mana, tergantung bagaimana kebutuhan kita. Sebagai seorang blogger, kita bisa melihat lagi segmen pengunjung dan pembaca blog kita, lalu memilih sosmed yang paling sesuai dari target user nya.

Lebih jelasnya, kita bisa contek rangkuman ini :

Garis besar social media

Disitu terlihat jelas perbedaan masing-masing sosmed, kan? Secara garis besar, kita bisa melihat demografi user nya, kemudian tujuan esensi dari si sosmed, apa tujuan terbaik dari si sosmed, dan apa kelemahan masing-masing, kira-kira seperti ini :

Facebook

Dengan jamaah 1,3 milyar lebih, usia penggunanya rata-rata 25-54 tahun dan kebanyakan perempuan, Tujuan utamanya seperti yang saya sangka di awal, membangun hubungan kekerabatan antar teman, tapi juga bagus banget untuk membangun loyalitas sebuah brand. Termasuk personal brand seperti halnya blogger. Kelemahannya jangkauan yang terbatas pada sesama teman yang saling add friend. Semakin luas jangkauan pertemanan maka akan semakin bagus. Buat blogger, ini sih udah kayak sosmed paling wajib dimiliki. Rata-rata banyak banget kunjungan ke blog dari hasil share di medsos satu ini, termasuk saya :)

Twitter

Dengan jumlah user 600 juta, usia rata-rata 18-29 tahun dan seimbang antara laki-laki dan perempuan. Rentang usianya lebih muda sampai ke menengah. Tujuan utamanya layaknya artinya, yaitu kicauan singkat, bisa tentang berita atau artikel terkini dan mengundang percakapan satu sama lain terhadap sebuah tweet. Bagus banget untuk fungsi public relation. Makanya, banyak pula buzzer disini. Kelemahan yang menurut saya tantangan adalah jumlah karakter yang terbatas hanya 140 karakter. Nah, ini medsos wajib kedua bagi blogger, bisa sangat fun ketika kita udah asikdan menemukan segmented user, alias follower setia kita.

Pinterest

Dengan jumlah user 70 juta usia 18-35 tahun dan 80 % pengguna perempuan. Tujuan utamanya hampir mirip semacam scrapbook yang lebih banyak berisi gambar-gambar yang disusun sedemikian rupa dengan informasi-informasi yang kita minati. Tujuan utamanya untuk dunia kreatif, seperti food, art, fashion, techno, dan sebagainya. Kelamahannya memang terfokus pada gambar dan demografi pengguna yang sangat spesifik. Untuk yang satu ini, beberapa jarang menggunakannya, termasuk saya. Tapi, bagus banget untuk cari inspirasi topik buat nulis, hehe.. Atau sekedar refresh melihat topik-topik seru yang sesuai interest kita.

Youtube

Wow, penggunanya hampir menyaingi Facebook, yaitu sekitar 1 milyar dan kabar gembiranya semua usia ada! Tujuan utamanya adalah terutama untuk mencari how to atau tutorial dari sesuatu, tapi kemudian berkembang seperti yang saat ini kita lihat. Bagus banget buat membangun brand awareness dan juga service industry.

Linked in

Jumlah user 600 juta dengan usia 30-49 tahun. Tujuannya kurang lebih sama dengan twitter, hanya linked in ini semacam portofolio profesional kita. Sayangnya, ini jarang sekali digunakan blogger. Padahal sosmed ini bagus banget untuk pengembangan bisnis, dan B2B (business to business). Kelemahannya hanya interaksi yang terbatas.

Instagram

Instagram semacam lifestyle baru bagi sebagian besar anak muda, terutama usia 18-29 tahun, hampir sama seperti twitter usia rata-rata penggunanya. Jumlah total user sekitar 200 jutaan. Tujuan utamanya untuk membangun relationship dan percakapan. Bagus banget untuk orang-orang yang berkecimpung di dunia kreatif seperti pinterest, bisa share tentang fashion, food, art, entertainment, beauty, atau yang berbau lifestyle. Bahkan retail. Banyak banget brand yang sekarang mulai sadar penggunaan instagram untuk membangun kedekatan dengan customer nya. Bagi blogger, ini juga bagus untuk membangun sebuah personal branding. Makanya banyak pula brand yang mulai bekerjasama dengan seorang influencer di medsos ini. Seperti endorse. Kelemahannya memang terbatas pada gambar, namun bisa informatif karena ketersediaan caption yang tidak dibatasi karakter.

Google+

Ini bukan semacam medsos sih, tapi dari Google. Posisinya semacam di atas sosmed. Digunakan oleh 200 juta orang yang kurang lebih rentang usianya 25-34 tahun dan 67 % nya laki-laki. Tujuannya untuk share berita dan artikel tertentu, juga bagus banget untuk meningkatkan SEO, dan juga bisnis terutama di bidang tech and design. Kelemahannya tidak banyak yang menggunakan ini secara sadar. Artinya belum terlalu masif. Tapi buat blogger, ini juga wajib, terutama untuk share new blog post, karena akan sangat membantu SEO.

Tinggal tentukan aja, kita mau prioritas yang mana ?

Kenapa Social Media?

Sambil memilih dan memilah prioritas medsos, kita harus tahu dulu alasan kita menggunakan social media atau sosmed buat apa. Supaya kita juga lebih punya alasan yang kuat.

Ada perbedaan alasan yang digunakan bagi kita sebagai seseorang atau personal dengan sebuah brand. Untuk seorang blogger, termasuk dalam kategori personal, alasannya bisa karena :

1. Personal branding

Penting untuk memiliki nama yang sama di seluruh medsos kita, termasuk blog. Ini untuk semakin menguatkan posisi tawar kita di mata publik. Selain itu, orang akan mudah mengenali siapa kita dan seperti apa karakter yang kita bangun. Dan untuk tujuan monetize, tentu brand akan lebih memilih personal branding yang kuat, dan tidak berubah-ubah karakternya di setiap medsos nya. Juga blog tentunya. 

2. Networking

Networking tentu berhubungan dengan jaringan yang tersambung dengan medsos kita. Semakin kita aktif dan dapat menjadi teman sharing yang manis, pasti networking akan semakin luas. Dan rasa percaya mereka akan sangat besar terhadap kita. 

Untuk facebook, biasanya sangat menghargai pertemanan terutama bila saya tahu darimana lingkaran pertemanan tadi berasal. Kita bisa melihatnya dari teman yang sama. Banyak sekali hal-hal positif untuk kepentingan bisnis, maupun sosial yang terjadi berkat facebook. Seperti saya yang dulu bisa menerbitkan buku antologi pertama dari obrolan ringan yang kemudian berlanjut disana. Juga jaringan pertemanan dengan banyak penulis yang saling terhubung, juga penerbit. Hingga menyebar tak terbatas pada dunia komunitas, sosial, dan pegiat literasi yang lain. Nah, kita masing-masing pasti memiliki lingkaran pertemanan yang menghubungkan kita ke satu bidang yang kita tekuni.

Untuk twitter, menurut Mbak PutriKPM, brand tidak akan kerjasama dengan sseorang yang follower nya di bawah 1000. Nah, lebih bagus lagi kalau berkembangnya follower nini terjadi secara organik untuk memastikan semua penggunanya adalah manusia, bukan robot seperti kebanyakan cara instan. Bisa cek di www.tweetaudit.com untuk cek follower yang real human atau tidak.

Dalam semua medsos, menjaga networking adalah hal yang paling utama.

3. Be influencer

Efek bola salju dari networking adalah menjadi seorang influencer. Menjadi orang yang bisa mempengaruhi orang lain dalam hal positif tentu sangat membanggakan. Asalkan nggak disalah gunakan ya!
Saat kita berusaha 'mempengaruhi' audience kita, terutama dalam menyampaikan review sebuah brand, usahakan dengan cara yang smooth. Misal seperti tips Mbak PutriKPM, ia pernah diajak oleh sebuah brand, tweet nya : "gue udah nulis review......link.....". Dengan begitu, audience nggak merasa 'dijuali' :)

4. Job

Secara tidak langsung, apa yang kita lakukan terus menerus secara konsisten akan membawa keberkahan tersendiri dalam mendatangkan job. Contoh dari networking tadi udah saya singgung di contoh networking di facebook.

Secara langsungnya, kita juga bisa ditawari oleh sebuah brand khusus permintaan tweet. Sekali tweet, cerita Mbak PutriKPM, ia pernah diganjar Rp.500 ribu. Wow! Secara khusus, untuk twitter, kita juga bisa menggunakan www.socialbuzz.com. Hanya potongannya lumayan besar, 40 %!

Contoh penawaran job yang pernah diterima Mbak PutriKPM

5. Better SEO (pageviews)

Semakin kita sering share lewat sosmed, maka akan banyak pula pageviews yang mengarah ke postingan yang kita promosikan.

Itu tadi tentang alasan kita menggunakan sosmed sebagai personal.
Sedangkan menurut Forbes, bagi sebuah brand, sosmed perlu untuk alasan :
1. Brand loyality
2. Brand recognition
3. Opportunities for conversion
4. Better SEO
5. Customer service

Optimization Social Media


Bagaimana cara optimalisasinya?

1. Kenali audience kita

Banyak laki-laki, perempuan, anak muda, ibu, mahasiswa, pelajar, atau apa? Sebisa mungkin sesuaikan isi postingan dengan audience mayoritas kita.

2. Utamakan kualitas daripada kuantitas
 
Daripada mengejar jumlah postingan banyak minim kualitas, mending memperbanyak kualitas di setiap postingan.

3. Content is a king

Gunakan teknik softselling dengan bahasa smooth.

4. Konsisten

Terutama konsisten dengan personal branding yang kita bangun.

5. Dengarkan selalu feedback dari audience

Punya pendirian memang penting, tapi kita juga harus selalu mendengarkan feedback dari audience selama itu membangun dan untuk perbaikan. Postingannya untuk mereka juga, kan? :)

6. Selalu pikir dulu sebelum share  

Mencoba Kultwit 


Bingung mau mengisi twitter dengan postingan apa, nah ada ide nih dari Mbak PutriKPM, kita bisa mem-break down isi postingan kita ke twitter. Wah, menarik ya! Tips nya :


Coba kultwit boleh juga!


1. Break down tema postingan blog
2. Buat draft postingan dengan maksimal 110 karakter 
3. Posting di prime time (sesuaikan dengan demografi followers) 
4. Buat tweet yang mengaak berinteraksi, bisa dengan pertanyaan atau pernyataan 
5. Beri angka di awal kultwit, seperti (1)......, (2)......., dan seterusnya
6. Tambahkan hashtag (#) yang sesuai tema, seperti #Jumatcurhat, atau yang lain
7. Posting foto yang menarik, bisa foto sendiri mengambil free picture
8. Selipkan link yang dibuat memakai bit.ly (aplikasi pembuat link unik)
9. Rutin dan konsisten nge-tweet
10. Good luck! :)

Live Tweet, Siapa Takut?


Selain kultwit, live tweet juga hal yang menarik untuk dicoba, terutama buat kita para blogger yang sering menghadiri event tertentu. Dan sudah pasti di setiap event, penyelenggara menggelar kompetisi live tweet yang hadiahnya iseng-iseng menghibur dan menguntungkan. Tipsnya ini nih :

1. Datang ontime, ambil gambar produk atau stage
2. Dengarkan instruksi dari MC, perhatikan brand dan penggunaan hashtag
3. Dengarkan informasi dari narsum dan jadikan info yang menarik untuk dijadikan tweet sendiri
4. Pilih bahasa tweet yang disesuaikan dengan demografi followers yang ingin kita jangkau
5. Pilih kalaimat atau kata-kata yang retweetable
6. Hindari salah ketik atau typo ya...
7. Good luck! :)




Jadi ingat pengalaman pertama menang live tweet saat workshop di Bogor yang hasilnya saya sharing ini :) Kalau banyak orang bilang, jadi nggak fokus saat mengikuti suatu event, dan dalam waktu yang sama, kita menyerap informasi untuk diri sendiri dan kemudian harus membagikannya untuk orang lain lewat live tweet. Nah, disitulah kita ditantang! Waktu itu, saya datang pas banget ruangan baru dimasuki seluruh peserta, tapi saya tetap duduk di depan, karena kebetulan juga reunian dengan seorang teman lama yang ternyata juga jadi peserta.

Saya udah kebat kebit aja mengingat baterai HP saya sangat nggak mumpuni untuk bertahan lama, karena sudah eror :), tapi saya tak ketinggalan akal dengan netbook dan jaringan wifi di tempat acara. Jadinya, tweet yang berfoto langsung diunggah lewat HP, tweet yang teks lewat netbook. Itu diselingi ngobrol dan mencatat di buku catatan kecil, ahaha.. Rempong memang, tapi dengan menuliskannya, menurut saya, informasi yang didapat justru terekam dua kali.

Tapi begitu nama kita disebut sebagai salah satu pemenang live tweet, rasanya usahanya terbayar. Apalagi saat itu bawa pulang oleh-oleh pouch cantik, mug, dan voucher belanja Carrefour. Senangnya...lumayan nambah stok belanja bulanan :) Jadi, better berusaha dulu, lalu berusaha yang terbaik, hasilnya adalah bonus. Haha, just share!   

Nah, that's all buat tips tentang monetize social media. Untuk lebih tahu bagaimana me-manage sosmed yang kita punya, kita bisa cek traffic kita di www.klout.com dan bisa melihat di sosmed mana kita dinilai paling powerfull. Selamat datang di era monetize social media :)



Gambar : PutriKPM dan www.pixabay.com



   


Prita Hw

8 komentar:

  1. tipsnyaaa kece.... aku bacanya sambil inget-inget semua akun sosmed ku. Aku lagi pengen manftin Fanspage facebook. Banyak yang bilang itu penting but media promosi... hihii.. btw thanks banget. nambah ilmu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, sama2, aku juga lagi belajar2 lagi nih, praktekin satu2.. :)

      Hapus
  2. Semoga bermanfaat ya mbak ^^

    BalasHapus
  3. aku juga mulai monetize sosmed mbak meski belum maksimal tapi dicoba terus deh

    BalasHapus
  4. Makasi sharingnya. Harus lbh manfaatin sosmed lg nih

    BalasHapus
  5. Ilmu yang lengkap dan sangat bermanfaat mbak! Makasih ya mbak! Nama twitter dan instagramku beda huhu, kalau ngubah user name bisa nggak ya mbak? Mari semanga monetize sosmed mbak ;))

    BalasHapus
  6. Ilmunya keren, tq sdh berbagi tios untuk optimalisasi bliog

    BalasHapus
  7. Aku kalau live teet sering gagal, mba. Padahal jari ini nggak berhenti ngetik ngetik sebelum acar mulai hingga selesai, mba Prita. Hihiii

    BalasHapus