Satu Tindakan untuk Masa Depan : Menjadi Perempuan Sehat, Cerdas, Cantik




Menjadi seorang ibu merupakan suatu penghargaan tertinggi dalam kehidupan umat manusia sepanjang masa. Sebab, masa depan generasi dititipkan padanya. Baik secara lahiriah menempati rahimnya, dan secara batiniah melalui pendidikan apa yang ia tanamkan pada buah hati tercinta. Tentu cantik saja tidak cukup bagi seorang ibu, ia juga harus sehat secara jasmani dan rohani, dan juga cerdas. Semangat inilah yang digaungkan oleh Sahabat Ibu Indonesia, bekerjasama dengan Badan POM dan The Body Shop Indonesia pada event yang digelar hari Kamis, 16 Juni 2015 yang lalu.

Bertempat di SQ Dome, di kawasan TB. Simatupang Jakarta Selatan, event yang digelar menggabungkan unsur entertainment dan informasi edukatif ini terbagi menjadi beberapa sesi yang semuanya seru. Saya menyarikannya untuk kita semua.

Sesi Pertama : Jangan Terpedaya Iklan

Dimulai pukul 09.45, sesi pertama dibuka dengan Talkshow seru “Cantik dan Sehat di bulan Ramadhan” yang menghadirkan Ibu Ria dan Ibu Maya dari Badan POM,  serta artis cantik yang kini berhijab, Eksanti. Saya sendiri sempat mengikuti sesi ini saat sudah berjalan separuh terakhir. Maklum, perjalanan dari Bekasi mengendarai motor ke tempat ini lumayan juga :)

Pada sesi pertama ini, perbincangan tentang tema cantik dan sehat begitu asik. Bahwa sebagi seorang perempuan dan juga ibu, kita harus selalu memperhatikan penggunaan makanan, obat, juga kosmetik bagi diri sendiri dan keluarga. Menyoroti soal kosmetik, Ibu Ria mengungkapkan dengan tegas, “Jangan terpedaya dengan iklan, dan satu lagi jangan saling pinjam meminjam kosmetik.” Juga “Perhatikan penyimpanan, jangan berpatokan pada expired, karena kondisinya akan berbeda ketika kemasan sudah dibuka,” tambahnya.

Sesi pertama : semua menyimak dengan antusias


Kenapa soal kosmetik ini begitu disorot? Karena bagi perempuan memang persoalan ini sangat erat kaitannya dengan keseharian. Hampir pasti setiap perempuan menginginkan tampil cantik dimanapun dan saat kapanpun. Tapi bukan lantas keinginan ini menjadikan kita abai tentang kesehatan itu sendiri. Senada dengan Ibu Ria, di akhir sesi, Ibu Maya juga berpesan untuk menggunakan kosmetik seperlunya. Eksanti pun tak mau ketinggalan memberikan pesannya, “Semua makanan/minuman/produk konsumsi pastikan pilih yang aman.”, ujarnya diiringi senyum manis.   

Sesi Kedua : Badan POM Mudah Dihubungi Kapan Saja

Pada sesi kedua, Ibu Murti sebagai perwakilan dari Badan POM (BPOM) memberikan informasi bahwa BPOM telah memudahkan masyarakat untuk mengakses secara dekat institusinya melalui websites resmi yang beralamat di www.pom.go.id. Pada kesempatan tersebut, Ibu Murti juga mendemokan bagaimana cara untuk bisa cek produk yang kita duga kurang aman atau sekedar ingin mengetahui lebih detail. Kita bisa memastikannya dengan cek kemasan, cek izin edar, atau cek kedaluwarsa. Kita juga bisa mengecek produk menurut jenisnya, dari berbagai merk pun tersedia.

Ibu Murti bersemangat memperkenalkan websites BPOM
Jika masih ada hal lain yang ingin ditanyakan lebih lanjut, kita bisa langsung menghubungi HALO BPOM di 1500533 yang bebas pulsa dihubungi dari handphone atau SMS BPOM di 081.21.9999.533.

Pengaduan Konsumen BPOM

Jadi, kita tak perlu khawatir lagi ya? BPOM dengan sigap akan membantu kita, dan bahkan memudahkan kita untuk menghubunginya. Selain nomor di atas, kita juga bisa langsung stalkin di media sosialnya, yaitu :

Facebook : Bpom RI
Twitter : @BPOM_RI
Instagram : BPOM RI  

Sesi Ketiga : Kenali Ciri-Ciri Bahan Makanan di Sekitar Kita

Selain memberikan informasi tentang kemudahan akses yang disediakan oleh BPOM, pada sesi ketiga ini, BPOM mengajak kita untuk tahu secara langsung bagaimana bahan-bahan makanan dicek di laboratorium BPOM.

Siang itu, dihadirkan tiga orang perempuan yang sehari-harinya bertugas di badan pemerintahan ini. Membawa beberapa alat pengecekan khas laboratorium, semua audience diajak untuk mengenali bahan makanan yang sering beredar di pasaran, dan erat kaitannya dengan tugas ibu sebagai penyedia makanan berkualitas untuk keluarga.


Sesi pengecekan makanan dimulai nih...

Beberapa bahan makanan yang dites adalah mie basah, tahu putih, tahu kuning, bakso, dan beberapa penganan kecil yang diduga berpewarna tekstil. Untuk tahu lebih jelas seperti apa ciri-ciri bahan makanan yang biasanya menggunakan borax (bahan pupuk, bahan las), formalin (bahan pengawet mayat), dan pewarna tekstil, silahkan membacanya disini.

Siang itu, audience juga dipersilahkan untuk mencoba mengukur atau tes penganan kecil yang mungkin dibawa di dalam tas yang diduga mengandung bahan-bahan berbahaya. Terutama pada snack yang tidak memiliki label keterangan dalam kemasannya yang banyak dijual di pasar-pasar tradisional.

Contoh tahu dan mie basah positif berformalin

Namun, kita tidak perlu untuk membeli sendiri alat takar dan alat ukur untuk mengetesnya di rumah, karena BPOM sudah menyediakan informasinya dan kita bisa mengaksesnya kapan saja. Yang terpenting, miliki pengetahuan untuk mengenali ciri-ciri pembedanya.

Sesi Keempat : Sehat, Cerdas, Cantik bersama Sahabat Ibu

Penasaran kan seperti apa dan bagaimana Sahabat Ibu? Sama, saya juga :) Saya begitu antusias mengikuti sesi ini. Mungkin salah satunya karena sesi ini menghadirkan Ibu Eveline E. Soekotjo, sang founder Sahabat Ibu Indonesia dan Ibu Ayu Dyah Pasha yang kita kenal sebagai seorang artis tapi ternyata memiliki peranan penting di komunitas ibu ini, yaitu sebagai pemimpin redaksi di laman Sahabat Ibu Indonesia. 

Chit chat dengan kru Sahabat Ibu Indonesia

Awal berdirinya Sahabat Ibu Indonesia sendiri ini sebenarnya bermula dari terpukaunya Bu Eveline saat mengunjungi BPOM yang kebanyakan memiliki awak perempuan. Menurutnya, ini luar biasa! Jarang ada badan pemerintahan yang juga kredibel di mata dunia memiliki potensi yang seperti ini. Terlebih banyak memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Maka, tercetuslah ide untuk membagikan apa yang selama ini dikerjakan oleh para perempuan di BPOM lewat wadah Sahabat Ibu Indonesia yang berbasis komunitas. Wow!

Kenapa ibu-ibu? Sebab selain terinsprasi dari para perempuan hebat dalam intern BPOM, ibu lah yang memegang peranan penting sebagai decision maker untuk memutuskan apa makanan yang dimasak dan akan masuk pada seluruh anggota keluarga, begitu pula dengan pemilihan obat-obatan.

Ayu Dyah Pasha juga memaparkan visi dari komunitas ini, “Lewat Sahabat Ibu Indonesia, kita bisa menterjemahkan apapun. Kreasi, tips-tips, supaya wanita-wanita Indonesia lebih sehat, cerdas, cantik. Benang merahnya harus edukatif dan informatif. Kami juga telah bersosialisasi kepada lebih dari 4700 ibu dan calon ibu di Indonesia. Jadi, kirimkan tulisan mengenai hal-hal yang bagus untuk dibagi.”, paparnya panjang lebar. Sejenak saya kagum pada gaya bicaranya yang menurut saya sangat elegan, berbeda dengan perannya di layar kaca televisi yang selama ini kita kenal :)

Akhir dari sesi ini, Bu Eveline mengingatkan lagi untuk mengirimkan tulisan-tulisan ke redaksi Sahabat Ibu Indonesia yang nantinya akan di-backlink gratis menuju laman pribadi atau komunitas kita. Langsung saja meluncur ke www.sahabatibu-indonesia.com

Bersama Ibu Eveline, pendiri Sahabat Ibu Indonesia
 

Sesi Kelima : The Body Shop’s Value

Sesi terakhir yang juga ditunggu audience ini juga seru buat saya. Dari dulu, saya selalu kagum dengan pendiri The Body Shop, Anita Roddick (1942-2007) yang sangat luar biasa membangun perusahaan bisnis sosial ini.

Jujur, saya sesekali belanja di Body Shop untuk sekedar merasakan atmosfer yang berbeda dari pelayanan stafnya yang sangat ramah, tulus, dan juga well informed. Apalagi saat di kasir kita diberi pengertian untuk berhemat kantong plastik. Contohnya, dulu saat saya berbelanja satu produk saja, maka kasir akan bilang : “Boleh produknya langsung dimasukkan ke dalam tas untuk mengurangi penggunaan kantong plastik?” Wah, rasanya saya sedang berada di surga :) Sedikit lebay, karena jarang saya menemukan keistimewaan seperti di Body Shop.

Kembali ke sesi ini, sekilas dalam slide dipaparkan tentang The Body Shop yang luar biasa memiliki konstribusi dengan value yang ada dalam perusahaannya untuk mendukung perempuan. Yang saya pernah baca langsung, anak-anak petani yang bahan-bahan organiknya digunakan sebagai bahan kosmetik The Body Shop, disekolahkan gratis hingga bisa mengenyam pendidikan setara dengan laki-laki. Terutama di negara tertinggal. Keren sangat!

Luar biasanya lagi, saya pernah ngobrol langsung dengan supervisor tokonya di Balikpapan atau Surabaya saat itu saya lupa, bahawa seluruh karyawan wajib menjadi volunteer dengan waktu tertentu yang sudah dialokasikan. Ckckck, perusahaan mana yang seperti ini? Dalam Sustainable Report The Body Shop Indonesia 2015/2016, selama tahun 2015, kegiatan sosial The Body Shop Indonesia melibatkan 1081 orang staf dari kantor, pusat distribusi, dan toko yang mendedikasikan 5669 jam dalam berbagai kegiatan seperti : penggalangan petisi #Pay4Plastic, kampanye Indonesia Bebas Sampah, rampok plastik, buka puasa di panti werdha, Clean Up Jakarta Day, bersih sampah Sungai Ciliwung, dan donasi untuk mengumpulkan air bersih bagi warga Banten dan Sinabung. Masya Allah, merinding...

Nilai-nilai yang ditanamkan Anita Roddick saat pertama membangun toko yang kemudian berkembang menjadi perusahaan seperti sekarang ini tetap dijaga hingga saat ini, yaitu :
  • Against animal testing
  • Support community fair trade
  • Activate self esteem
  • Defend Human Rights
  • Protect Our Planet
Di akhir sesi, tak lupa digelar demo make up menggunakan kosmetik The Body Shop yang sangat berkualitas. Ada Mbak Mira dari Komunitas Bloggercrony yang hari itu beruntung terpilih mewakili audience. Ada juga special merchandise bagi penanya siang itu. Semuanya antusias. Audience terdiri dari para komunitas blogger dan komunitas ibu. Bisa ditebak ya ibu-ibu, selalu rame, hehe..
   

Sesi demo make up dari The Body Shop, lumayan nih...

Tepat pukul 13.00, selesai sudah event yang digelar apik berkat kolaborasi BPOM, Sahabat Ibu, dan The Body Shop Indonesia, didukung oleh SQ Dome. Meskipun bulan puasa, audience juga menerima satu paket konsumsi loh, lengkap dengan snack nya, selain goodie bag BPOM dan special goodie bag The Body Shop Indonesia untuk kawan-kawan Bloggercrony. Saya kebetulan juga mewakili komunitas ini. Terimakasih semuanya.


Pose bersama di sela-sela acara
Semoga event-event serupa bisa digelar lebih masif untuk makin mengukuhkan perempuan Indonesia yang sehat, cerdas, dan cantik. Lahiriah maupun batiniah.


Foto : Nana W (www.pritahw.blogspot.com)

Prita Hw

4 komentar:

  1. Wahhhhh acara bareng The Body Shop? Seru bangettt.

    BalasHapus
  2. wah asyikya dapat ilmu yang banyak, memang wanita harus cerdas banget karena banyak hal yang harus dilakukan untuk rumahtangganya

    BalasHapus
  3. Setujuuu, wanita harus cerdas dan selalu update informasi supaya bisa keep in touch dengan perkembangan zaman yang berubah semakin cepat ;)

    BalasHapus